Lebih Mudah Dicerna, Ecoprint Teknik Pounding untuk Pembelajaran IPA

- Selasa, 15 Juni 2021 | 16:14 WIB
Para guru memperlihatkan hasil pelatihan media pembelajaran.(suaramerdeka.com/Agung PW)
Para guru memperlihatkan hasil pelatihan media pembelajaran.(suaramerdeka.com/Agung PW)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kreasi dan inovasi di masa pandemi Covid-19 sangat diperlukan untuk menunjang keberhasilan pembelajaran. Perlu cara-cara yang memudahkan guru dan siswa berinteraksi supaya mata pelajaran mudah dicerna.

Karena itu, guru-guru harus terus mengasah kemampuan supaya mereka dapat mentransfer ilmu ke murid secara lebih baik. Para dosen PGSD Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berusaha membantu proses tersebut. Mereka memberi pelatihan media pembelajaran IPA melalui ecoprint teknik pounding.

''Teknik ini dapat membantu mewujudkan pembelajaran IPA yang menyenangkan untuk siswa, terlebih di masa pandemi seperti sekarang,'' ungkap pemberi materi, Siwi Purwanti M Pd, kemarin, yang memberi pelatihan di SD Muhammadiyah Karangploso.

Baca Juga: Dinkes Minta Waspadai 6 Klaster Aktif, Warga Positif Covid-19 Bertambah 162 Orang dalam Sehari

Menurutnya media pembelajaran dalam proses belajar mengajar sangat penting apalagi untuk mata pelajaran IPA. Selama ini mata pelajaran tertentu termasuk IPA merupakan salah satu yang memerlukan perhatian ekstra.

Bahan Ajar

Pemateri lain, Fery Sertyaningrum, M Pd menjelaskan ecoprint teknik pewarnaan kain menggunakan bahan alam dari daun-daun yang ada di kebun, ladang dan lainnya. Ia jelaskan pula, teknik pounding yakni cara pukul menggunakan palu kayu atau palu khusus ecoprint. Daun ditata, diberi kain, plastik lalu dipukul pelan-pelan agar tidak rusak.

Baca Juga: Kontak Erat Klaster Gathering, 10 Mahasiswa Untidar Tes Swab

''Teknil tersebut sebagai bahan ajar pembelajaran IPA supaya menarik. Guru dan siswa bisa memilih dan mengenal daun-daun dari alam yang mengandung warna alam dan dapat langsung digunakan, dipraktikkan bersama-sama,'' paparnya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan kompetensi guru-guru di SD memberikan pembelajaran yang menyenangkan kepada siswa terutama pembelajaran IPA. Selanjutnya, tim akan mengembangkan teknik lain supaya proses belajar mengajar di SD dapat berlangsung baik dalam situasi apapun.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Wakili Jateng, 2 Mahasiswa UPGRIS Berlaga di PON XX Papua

Selasa, 28 September 2021 | 14:24 WIB

Menag Tinjau Pembangunan Ma’had II UIN Walisongo

Senin, 27 September 2021 | 19:47 WIB

SMP Muhammadiyah Plus Juara Mapsi Salatiga

Minggu, 26 September 2021 | 11:04 WIB
X