Respon Perubahan Sosial Pasca Pandemi, FDK UIN Walisongo Bahas Arah Baru Dakwah

- Rabu, 8 Juni 2022 | 11:39 WIB
Program studi (Prodi) S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang gelar diskusi dosen bertajuk 'Arah Baru Dakwah Pasca Covid 19' di Ruang Sidang FDK. (suaramerdeka.com/Pamungkas S Ashadi)
Program studi (Prodi) S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang gelar diskusi dosen bertajuk 'Arah Baru Dakwah Pasca Covid 19' di Ruang Sidang FDK. (suaramerdeka.com/Pamungkas S Ashadi)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Program studi (Prodi) S2 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang gelar diskusi dosen bertajuk 'Arah Baru Dakwah Pasca Covid 19' di Ruang Sidang FDK, Selasa (7/6). 

Perlu diketahui bahwa, situasi masyarakat pasca covid 19 telah melahirkan berbagai kemungkinan dan perubahan yang signifikan atas otoritas keagamaan.

Hal itu membuat lanskap sosial keagamaan di Indonesia terus berjalan dinamis sesuai dengan konteks yang melingkupinya. 

Baca Juga: Bagi 6 Zodiak Ini Harap Hati-hati, Selama 7 Hari ke Depan di Bulan Juni 2022

Ketua Prodi S2 KPI Dr Hj Yuyun Affandi Lc MA mengatakan, bahwa sebagai civitas akademika sekaligus aktivis dakwah sudah seharusnya merespons perubahan sosial yang terjadi pasca pandemi Covid-19. 

"Adanya perubahan sosial yang signifikan di dalam masyarakat sudah seharusnya membuat civitas akademik ikut merespon. Selain itu kita harus bisa memahami arah baru Dakwah pasca pandemi covid 19 untuk menghidupkan kembali aktivitas Dakwah yang sempat mengalami kendala," ucap Yuyun Affandi. 

Senada dengan Yuyun, Dekan FDK UIN Walisongo Prof Dr Ilyas Supena MAg mengatakan, bahwa pembahasan mengenai arah dakwah merupakan sebuah hal menarik untuk didiskusikan. 

Baca Juga: Selamat untuk 6 Zodiak Ini, Bakal Dilanda Badai Keberuntungan, Rabu 8 Juni 2022

"Ada tiga bahasan utama yang harus dikaji oleh civitas akademik maupun aktivitas dakwah dalam menentukan arah dakwah yaitu isu internasional seperti radikalisme, intoleransi, isu nasional seperti politik identitas yang kerap membanjiri media sosial dan juga menentukan konsep dakwah yang tepat untuk setiap generasi," kata Ilyas. 

Kegiatan ini diikuti oleh Dekan, wakil dekan, para dosen, dan mahasiswa S2 KPI.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaatkan Kemasan Produk, Dosen FE USM Bekali UMKM

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:42 WIB

Floria Juara 1 dalam Expo Hari Pangan di USM

Rabu, 30 November 2022 | 15:13 WIB
X