Keberpihakan Perguruan Tinggi pada Pelestarian Lingkungan Perlu Makin Dimaksimalkan

- Kamis, 26 Mei 2022 | 13:45 WIB
Guru besar Untag Liliana Tedjosaputro berbicara dalam diskusi ilmiah membahas dampak UU Cipta Kerja. (suaramerdeka.com / Hari Santoso)
Guru besar Untag Liliana Tedjosaputro berbicara dalam diskusi ilmiah membahas dampak UU Cipta Kerja. (suaramerdeka.com / Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Keberpihakan perguruan tinggi pada pelestarian alam dan lingkungan perlu semakin dimaksimalkan.

Alasannya juga karena cadangan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati di Indonesia yang melimpah bisa habis apabila tidak dijaga dengan baik.

Demikian dikemukakan Guru Besar Ilmu Hukum Untag Semarang Prof Dr Liliana Tedjosaputro saat menyampaikan kata kunci dalam diskusi ilmiah di ruang debat Kampus Pawiyatan Luhur Bendan Dhuwur.

"Masyarakat Indonesia termasuk kaum akademisinya butuh memberikan kontribusi terhadap persoalan lingkungan hidup," kata dia.

Baca Juga: Wacana Pelabelan BPA, Stakeholders Ingatkan BPOM Potensi Timbulnya Masalah Baru

Forum akademi ini sepenuhnya dipakai untuk membahas dampak UU Cipta Kerja 11/2020 terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

"Pasalnya, jika kita ingin hidup dengan kualitas yang baik maka harus memberikan perhatian pada aspek lingkungan dan alam," katanya di hadapan para dosen dan Kepala UPT Penelitian dan Jurnal Ilmiah FH Untag Dr Markus Suryoutomo yang hadir di acara diskusi. Peran akademisi termasuk dari Untag Semarang sangat ditunggu dalam persoalan semacam ini.

Liliana pun mengaku pernah menempuh perjalanan ke Kalimantan dan Papua yang merupakan pulau besar di Indonesia.

Selain cakupan hutan lindungnya sangat luas, Kalimantan bahkan dikenal sebagai paru-paru dunia.

Baca Juga: Final Liga Champions Liverpool Vs Real Madrid, Ini Link Live Streaming untuk Nonton

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X