Penutupan UKSW Leaders Forum, Cinta Laura Ajak Mahasiswa Berpikir Lebih Sehat

- Minggu, 15 Mei 2022 | 08:29 WIB
Artis Cinta Laura Kiehl memimpin joget tik tok setelah memberikan paparan di sesi hari terakhir kegiatan UKSW Leadrs Forum. (suaramerdeka.com/Surya Yuli P)
Artis Cinta Laura Kiehl memimpin joget tik tok setelah memberikan paparan di sesi hari terakhir kegiatan UKSW Leadrs Forum. (suaramerdeka.com/Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Cinta Laura Kiehl, artis, tokoh muda dan pegiat sosial menghadiri Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Leaders Forum, dan memberi pandangannya tentang visi Indonesia Emas 2045.

Wanita kelahiran Agustus 1993 ini meyakini Indonesia akan menjadi menjadi negara yang berdaulat adil dan makmur di tahun 2045 mendatang.

Namun, dia menyebutkan sejumlah tantangan yang masih harus dihadapi bangsa.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta, 15 Mei 2022, Nino Curigai Ricky

Seperti masih adanya intolerensi agama, separatisme, ketidaksamaan standar ekonomi dan standar pendidikan yang berbeda dari pulau ke pulau, kota ke kota dan juga desa terpencil.

''Bagaimana kita mau jadi negara top dunia pada 2045, jika kita sukanya menghakimi, menjatuhkan atau menjelekkan orang orang-orang atau kelompok yang berbeda dengan kita? Yang kita lihat saat ini di media atau politik, kadang orang yang punya kuasa mengatasnamakan Tuhan atau suatu kepercayaan, untuk mendapatkan popularitas dari kelompok yang suaranya lumayan keras,'' ujarnya, di sesi hari terakhir UKSW Leaders Forum tersebut, akhir pekan lalu.

Cinta Laura yang juga merupakan duta antikekerasan terhadap perempuan dan anak ini, menghubungkaannya dengan pendidikan di Indonesia yang belum terlalu merata kualitasnya.

Baca Juga: Raline Shah Belajar Soal Produksi di Penggarapan Dating Queen

Lalu fondasi yang masih harus dikuatkan lagi, agar masyarakat, terutama generasi muda tidak gampang terpengaruh cara berpikirnya dengan ide-ide yang penuh kebencian.

''Bukan hak kita untuk menghakimi siapa-pun. Dengan knowledge itu, yang harus kita sadari sebagai generasi muda dan sebagai manusia adalah, bagaimana kita punya kompas moral yang kuat. Bagaimana kita menghargai dan berbuat baik satu sama lain apapun kepercayaan kita,'' harapnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Manfaatkan Kemasan Produk, Dosen FE USM Bekali UMKM

Sabtu, 3 Desember 2022 | 11:42 WIB

Floria Juara 1 dalam Expo Hari Pangan di USM

Rabu, 30 November 2022 | 15:13 WIB
X