Perguruan Tinggi Butuh Memberikan Perhatian terhadap Persoalan Pekerja Migran

- Minggu, 17 April 2022 | 12:49 WIB
Rektor Unimus Masrukhi memberikan cendera mata pada Kepala BP2MI Benny Ramdhani disaksikan Anggota DPR Edy Wuryanto baru- baru ini.(suaramerdeka.com/Hari Santoso)
Rektor Unimus Masrukhi memberikan cendera mata pada Kepala BP2MI Benny Ramdhani disaksikan Anggota DPR Edy Wuryanto baru- baru ini.(suaramerdeka.com/Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Perguruan tinggi butuh memberi perhatian lebih terhadap persoalan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Sebab masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan terkait kehadiran mereka sebagai pahlawan devisa di Tanah Air.

"Di antara pekerja migran ini juga terdapat lulusan kampus dari dalam negeri. Kontribusi kampus tentunya sangat ditunggu memberikan perhatian lebih kepada para pekerja migran,"kata Anggota Komisi IX DPR, Dr Edy Wuryanto, di Kampus Unimus baru baru ini.

Baca Juga: Rupanya Luna Maya Seorang ARMY, Terbukti Nonton dari Dekat Konser BTS di Las Vegas

Edy yang merupakan dosen Unimus dan mantan Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jateng ini hadir dalam kegiatan kuliah umum dan diskusi publik.

Selain dia forum itu menguBaca ndang Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Ramdhani, dan perwakilan perguruan tinggi ilmu kesehatan di Jateng.

Ditambahkan kampus seperti Unimus bisa memberikan kontribusi terhadap peran pekerja migran.

Baca Juga: 17 April 2022 Umat Kristen Merayakan Minggu Paskah, Begini Sejarah dan Maknanya

Terlebih sebagai perguruan tinggi kesehatan alumnus kampus ini telah banyak berkiprah di mancanegara.

Dimulai dari mempersiapkan kompetensi mahasiswa. Lalu, membangun kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Selebihnya juga memperkuat mental lulusan untuk berani bersaing secara global.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

1000 Sajak Antarkan Unwahas Raih Penghargaan Leprid

Senin, 8 Agustus 2022 | 20:11 WIB
X