LPPM UPGRIS: Pelaksanaan KKN Upaya Peningkatan Literasi Masyarakat

- Rabu, 9 Maret 2022 | 12:36 WIB
Wakil Rektor IV UPGRIS, Ir Suwarno Widodo MSi saat memberikan arahan kepada mahasiswa pada kegiatan evaluasi pelaksanaan KKN secara daring. (suaramerdeka.com / dok UPGRIS)
Wakil Rektor IV UPGRIS, Ir Suwarno Widodo MSi saat memberikan arahan kepada mahasiswa pada kegiatan evaluasi pelaksanaan KKN secara daring. (suaramerdeka.com / dok UPGRIS)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh perguruan tinggi dinilai sebagai upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Wakil Rektor IV Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), Ir Suwarno Widodo MSi menilai, peningkatan literasi masyarakat tersebut meliputi berbagai aspek atau bidang, yakni pendidikan, lingkungan, kesehatan hingga ekonomi atau kewirausahaan.

"Kami terus komitmen melaksanakan KKN sejak berdirinya kampus ini 40 tahun lalu. UPGRIS tidak berhenti melakukan KKN sekalipun masa pandemi. Bahkan kami menjadi salah satu peserta tematik Covid-19 terbanyak secara nasional," kata Suwarno memberikan arahan pada kegiatan evaluasi pelaksanaan KKN secara daring, Rabu 9 Maret 2022.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UPGRIS, Dr Senowarsito mengatakan, dari hasil evaluasi tersebut, pelaksanaan KKN secara keseluruhan berjalan dengan baik.

Baca Juga: Suara Kentut Hesti Purwadinata Viral, Ia Marahi Kru TV yang Bertugas Menyunting Videonya

Dimulai tahap pendaftaran, pembekalan, survei lapangan, penyusunan dan pengesahan program kerja, hingga pelaksanaan di lapangan selama satu bulan.

"Sebagai apresiasi, kami juga memberikan penghargaan kepada peserta KKN terbaik, termasuk kepada dosen pembimbing lapangan. Adapun penerima manfaat kegiatan KKN terdaftar sebanyak 6.620 warga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN, LPPM UPGRIS, Arisul Ulumuddin MPd menyebut, KKN tahun ini dilaksanakan mulai 27 Januari hingga 27 Februari 2022.

Pelaksanaan KKN yang mengangkat tema "Pemberdayaan Masyarakat melalui Literasi Digital dalam Mendukung Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)" ini menerjunkan 1.655 mahasiswa.

Baca Juga: Ini Aturan Baru Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh: Tak Wajib PCR dan Antigen, Anak Kecil Didampingi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

USM Gelar Talk Show Bahas Keefektifan Pembatasan BBM

Jumat, 25 November 2022 | 16:37 WIB

Senat USM Studi Banding ke Senat UMY

Rabu, 23 November 2022 | 19:24 WIB
X