Perlu Menyeimbangkan Hard Skill dan Soft Skill di Dunia Pendidikan

- Minggu, 6 Februari 2022 | 16:55 WIB
Prof. Dr. Ridwan Sanjaya saat menjelaskan materi talkshow education your best investment, yang diadakan baik secara online maupun ofline di MG Hotel Setos Semarang, Sabtu (5/2). (suaramerdeka.com/dok)
Prof. Dr. Ridwan Sanjaya saat menjelaskan materi talkshow education your best investment, yang diadakan baik secara online maupun ofline di MG Hotel Setos Semarang, Sabtu (5/2). (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pendidikan merupakan proses dalam membentuk pribadi yang seutuhnya. Dalam dunia pendidikan kesuksesan seseorang atau pelajar bukan hanya memiliki hard skill namun juga harus memiliki soft skill.

Jika kedua kemampuan tersebut dapat dimiliki secara simbang maka akan menghasilkan generasi yang siap menghadapi tantangan zaman.

Menurut Ketua Yayasan Perguruan Nasional Nusaputera, Prof. Dr. Ridwan Sanjaya, hard skill merupakan kemampuan yang dapat dilihat ketika di sekolah yaitu berupa pengetahuan, keterampilan dan bisa melakukan hal-hal teknis.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkot Semarang Hentikan Sementara kegiatan PTM Mulai 7 Februari 2022

Misalnya kalau orang diajak ngobrol kemudian dapat menceritakan banyak hal, berarti orang tersebut menguasai hard skill atau dia terlihat pintar.

Kemudian kalau seseorang diminta mengalihkan alat satu ke alat lainnya dia berhasil, maka berarti dia juga menguasai hard skill yaitu keterampilan.

Sehingga seringkali banyak orang yang beranggapan bahwa yang tampak atau hard skill itulah yang paling utama. Sementara orang yang tidak menguasai hard skill dianggap kurang pintar atau cerdas.

"Namun sekarang ini anggapan tersebut sudah mulai bergeser. Artinya bahwa ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi kesuksesan seseorang yang kadang-kadang tidak kita lihat, yaitu soft skill. Kadang kita hanya melihat sebelah mata. Itulah yang ternyata menentukan kesuksesan seseorang dikemudian hari, " Ujar Prof. Ridwan dalam acara talkshow education your best investment, yang diadakan baik secara online maupun ofline di MG Hotel Setos Semarang, Sabtu (5/2).

Baca Juga: Ingin Nonton Siaran TV Digital dengan Smartphone, Siapkan Alat Ini dan Ikuti Petunjuknya!

Menurutnya, jika melihat paradigma pendidikan sekarang ini mau tidak mau soft skill yang tidak terlihat itu juga harus disertakan dalam dunia pendidikan sehingga nanti tidak timpang.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PGRI Dorong Pemda Ajukan Formasi Guru PPPK

Rabu, 30 Maret 2022 | 20:18 WIB

9 Tips Lolos SNMPTN 2022 Agar Diterima di PTN Impian

Selasa, 15 Februari 2022 | 16:23 WIB
X