Seribu Lebih Guru Profesional Dikukuhkan, Dituntut Adaptif

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 16:28 WIB
Rektor UPGRIS yang juga Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi. (suaramerdeka.com/dok)
Rektor UPGRIS yang juga Ketua PGRI Jateng, Dr Muhdi. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Seribu lebih guru profesional dikukuhkan setelah menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Rektor universitas tersebut yang juga Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng, Dr Muhdi mengemukakan, para guru tersebut harus mendudukan dirinya sebagai tenaga pendidik yang adaptif/mudah menyesuaikan diri dengan keadaan.

"Kami berpesan kepada para guru ini agar terus menjadi pembelajar, beradaptasi sesuai perubahan."

Baca Juga: Doddy Sudrajat Hanya Ingin Hak Wali Gala Tapi Tidak dengan Hak Asuh, H Faisal: Kita Seperti Babby Sitter

"Harus mendidik anak didik sesuai dengan perkembangan zaman," kata Muhdi disela-sela kegiatan pengukuhan guru profesional di Balairung UPGRIS, Sabtu (15/1).

Muhdi juga meminta kepada mereka agar tidak hanya melihat sisi tunjangan profesi yang akan didapatkan, namun juga mampu melaksanakan tanggung jawab, terkhusus tugasnya dalam mendidik.

Ia menilai, guru saat ini harus mampu mendidik, melatih, menilai, sekaligus mengevaluasi peserta didik sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi informasi terkini dan masa depan.

"Setelah mengikuti pendidikan profesi guru, jangan hanya melihat dari sisi hak berupa tunjangan profesi. Justru di balik itu semua ada tanggung jawab besar terkait tugasnya," ujarnya.

Baca Juga: Zodiak 16 Januari 2022: Virgo Sulit Ungkap Emosi, Libra Pikirkan Hal yang Simpel, Sagitarius Dapat Dukungan

Muhdi menambahkan, pihaknya sudah mensertifikasi guru sejak 2009. Dengan lulusnya peserta PPG tahun ini, setidaknya akan menambah jumlah guru profesional di Indonesia.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X