Guru SDIT Az-Zahra Dibekali Pengetahuan Digitalisasi Sekolah

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 09:12 WIB
Guru SDIT Az-Zahra Demak mengikuti In House Training di aula sekolah tersebut untuk membekali pengetahuan terkait digitalisasi sekolah. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)
Guru SDIT Az-Zahra Demak mengikuti In House Training di aula sekolah tersebut untuk membekali pengetahuan terkait digitalisasi sekolah. (suaramerdeka.com / Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Menyikapi tantangan zaman terkait kebutuhan pengusaan teknologi informasi komunikasi (TIK) mendorong SDIT Az-Zahra Demak memfasilitasi pelatihan digitalisasi sekolah bagi semua tenaga pendidik sekolah tersebut, kemarin.

Kegiatan berupa In House Training bertema Digitalisasi Sekolah melalui Chrome Book untuk Inovasi Pembelajaran sebagai Upaya Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila tersebut digelar di aula SDIT Az-Zahra Demak.

Kegiatan SDIT Az-Zahra Demak menghadirkan nara sumber Eko Sudinuryanto SPd MPd, guru SMP Negeri 2 Demak yang pernah menjadi Juara 3 Inobel tingkat nasional 2014.

Acara ini menjadi ruang diskusi para guru SDIT Az-Zahra terlebih telah menjadi sekolah penggerak (PSP) yang dituntut meningkatkan digitalisasi sekolah.

Baca Juga: Gantikan Rahmat Affandi, Tri Adhianto Jadi Plt Wali Kota Bekasi

Eko Sudinuryanto menuturkan, digitalisasi sekolah merupakan penggunaan berbagai platform digital yang dapat mengurangi kompleksitas dan meningkatkan efisiensi, menambah inspirasi, serta dengan pendekatan yang bisa disesuaikan.

Program tersebut bertujuan mempermudah akses pada materi belajar yang lebih variatif dan bisa membuat pembelajaran semakin menarik serta lebih dinamis.

Pada In House Training itu para guru SDIT Az-Zahra Demak diberi pelatihan tentang penggunaan Chromebook. Dengan harapan mereka dapat mengoptimalkan inovasi pembelajaran dalam rangka digitalisasi sekolah.

"Digitalisasi sekolah menjadi salah satu program terpenting baik penyediaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), maupun pembuatan platform digital gratis untuk guru dan siswa. Melalui Chromebook pembelajaran dikemas dengan menarik dan inovatif," ujar Eko Sudinuryanto.

Baca Juga: Ada Inggris dan Prancis, Ini Daftar 15 Negara yang Dilarang Masuk Indonesia

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

125 Pelajar Ikuti Seleksi Kelas Khusus Olahraga

Kamis, 26 Mei 2022 | 16:25 WIB

Milad Ke-7, SD Al Azam Semarang Gelar Eksis

Selasa, 24 Mei 2022 | 23:59 WIB
X