Mahasiswa Unwahas Pamerkan Produk Kerupuk Cangkang Telur

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 00:30 WIB
MENINJAU STAND PAMERAN: Wakil Rektor  IV Universitas Wahid Hasyim (Uwahas) Dr Helmi Purwanto ST MT saat meninjau stand pameran sekaligus memberikan penilaian hasil produk salah satu kelompok.(SM/Agus Fathuddin)
MENINJAU STAND PAMERAN: Wakil Rektor  IV Universitas Wahid Hasyim (Uwahas) Dr Helmi Purwanto ST MT saat meninjau stand pameran sekaligus memberikan penilaian hasil produk salah satu kelompok.(SM/Agus Fathuddin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Cangkang telur yang biasanya terbuang di tempat sampah, oleh mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) bisa diolah menjadi produk makanan yang enak dan nikmat.

Dalam Pameran dan Bazar Hasil Praktikum Pameran dan Bazar Mata kuliah Ekonomi Agroindustri, mereka menampilkan kerupuk cangkang telur (Krucang Lur), Rempeyek Kacang Cangkang Telur (Recangakar). Cangkang telur juga bisa diolah menjadi bahan berguna lainnya seperti pasta gigi, kosmetik dan lain-lain.

Dekan Fakultas Pertanian (Faperta) Unwahas Lutfi Aris Sasongko STP MSi, menjelaskan, pameran dan bazar dengan tema “Perkuliahan Inovatif dan Kolaborasi Pengolahan Produk Berbahan Baku Cangkang Telur” berlangsung di Gedung C  Lantai 3, Kampus I Sampangan Jl. Menoreh Tengah X No. 22 Sampangan, Semarang.

Baca Juga: Corona Covid-19 Makin Merebak, Pemerintah Gerak Cepat Larang Pergi Luar Negeri, Ini Isi Aturan Lengkapnya

‘’ Kegiatan praktikum dan praktek di semua mata kuliah merupakan usaha Faperta untuk memberikan tambahan kemampuan, selain soft skill yaitu hard skill yang dibutuhkan masyarakat. 

 Pengolahan limbah cangkang telur sebagai produk agroindustri adalah satu capaian pembelajaran pada mata kuliah ekonomi agroindustri.  

Dimana mahasiswa mampu merencanakan, membuat, menghasilkan dan mengaplikasikan dalam masyarakat sesuai dengan kebutuhan,’’ kata Lutfi.

Wakil Rektor IV bidang Riset, Teknologi, Inovasi dan Kerja Sama Unwahas Dr Helmy Purwanto ST MTmengataka,  

kemampuan mahasiswa tidak hanya  mampu memproduksi, tetapi juga mampu memasarkan, sebagai penguatan jiwa kewirausahaan sebagai kemampuan wajib yang masuk dalam kurikulum di Unwahas. 

‘’Oleh karena itu produk produk berbasis cangkang telur ini seperti pasta gigi herbal, pupuk cair maupun pupuk padat, produk lulur, masker dan kerupuk serta rempeyek ini diharapkan mampu bersaing dan memiliki dampak yang positif untuk peningkatan kualitas kesehatan dan perekonomian masyarakat,’’ kata Helmy.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X