Jawab Persoalan Pendidikan, PGRI Jateng: Dibutuhkan Langkah Tepat dan Adaptif

- Kamis, 30 Desember 2021 | 17:57 WIB
Webinar yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng dan Suara Merdeka Network (SMN). (suaramerdeka.com/dok)
Webinar yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng dan Suara Merdeka Network (SMN). (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sederet persoalan pendidikan selama 2021 menjadi tantangan berat yang harus dihadapi segenap insan pendidikan pada tahun mendatang.

Pemerintah dinilai perlu mengambil langkah-langkah dan kebijakan tepat, namun juga adaptif untuk menjawab dan menyelesaikan problematik pendidikan yang ada.

Pemaparan tersebut mengemuka pada webinar yang diselenggarakan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jateng dan Suara Merdeka Network (SMN), Kamis, 30 Desember 2021.

Ketua PGRI Jateng Dr Muhdi, sekaligus sebagai moderator pada acara ini mengawali dengan sejumlah catatan dan rangkuman permasalahan pendidikan sepanjang tahun ini.

Baca Juga: Drakor Shadow Beauty Ending! Ada Apa Di Episode 13? Simak Ulasan Berikut Ini!

Salah satu yang disoroti oleh Rektor Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) itu yakni kebijakan yang diambil oleh pemangku kepentingan cenderung terlambat. Terkhusus terkait pelaksanaan pembelajaran luring atau tatap muka.

"Padahal ditengah kondisi yang tidak menguntungkan, sebut saja pandemi, langkah yang harus diambil haruslah cepat, tepat dan adaptif. Artinya kapan pembelajaran tatap muka harus dimulai, dan kapan harus ditutup kembali," tutur Muhdi.

Ia menganggap, problem pendidikan yang muncul belakangan ini, terlebih ditengah masa pandemi Covid-19, tidak hanya berkaitan dengan sistem pembelajaran, namun juga berkenaan dengan kurikulum yang diberlakukan.

Baca Juga: Polisi Naikkan Kasus Dugaan Ujaran Kebencian Bahar bin Smith ke Penyidikan

Persoalan itu masih ditambah dengan kurangnya guru, termasuk masalah lain seperti sistem rekrutmen guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang menurutnya masih carut-marut.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PGRI Dorong Pemda Ajukan Formasi Guru PPPK

Rabu, 30 Maret 2022 | 20:18 WIB

9 Tips Lolos SNMPTN 2022 Agar Diterima di PTN Impian

Selasa, 15 Februari 2022 | 16:23 WIB

Kadin Jateng Luncurkan Program Pemagangan di Jerman

Senin, 31 Januari 2022 | 20:15 WIB
X