Wujudkan Merdeka Belajar, Guru Perlu Ubah Pola Pikir

- Senin, 20 Desember 2021 | 17:49 WIB
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI, dan Pimpinan Yayasan Sekolah Menyenangkan saat menyampaikan jumpa pers di BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta, Senin (20/12).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek RI, dan Pimpinan Yayasan Sekolah Menyenangkan saat menyampaikan jumpa pers di BBPPMPV Seni dan Budaya Yogyakarta, Senin (20/12).(suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

Tema festival ini adalah Titik Balik yang bermakna pendidikan merupakan pondasi bagi anak untuk menemukan kemampuan dirinya masing-masing.

"Kami ingin mengajak bangsa kita kembali ke marwah pendidikan sebagaimana harapan Ki Hajar Dewantara. Jangan hanya mengenal slogan Tut Wuri Handayani," ujar Pimpinan Yayasan Sekolah Menyenangkan, Muhammad Nur Rizal.

Pada festival ini, beberapa guru dan kepala sekolah yang berhasil menemukan titik balik dalam proses mengajar diberi panggung untuk berbagi pengalaman.

Baca Juga: Hari Natal Penuh Kegembiraan, Inilah Lirik Lagu A Holly Jolly Christmas

Kepala SMKN 1 Panji Situbondo, Anik Sudiartini mengungkapkan, titik balik yang dirasakannya adalah pengembangan karakter.

Muridnya dilatih untuk berpikir secara literasi menggunakan nalar.

"Siswa tidak sekedar membeo. Selama ini anak-anak SMK kerap dicap rendah dalam kemampuan komunikasi aktif dan pasif, tapi lewat GSM ini bisa terjawab," tandasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PGRI Dorong Pemda Ajukan Formasi Guru PPPK

Rabu, 30 Maret 2022 | 20:18 WIB

9 Tips Lolos SNMPTN 2022 Agar Diterima di PTN Impian

Selasa, 15 Februari 2022 | 16:23 WIB
X