Dosen Fakultas Teknik USM Sosialisasikan Penyebab dan Dampak Akibat Penurunan Muka Tanah

- Rabu, 15 Desember 2021 | 11:40 WIB
Sosialisasi Tentang Penyebab dan Dampak Akibat Penurunan Muka Tanah dari Tim Pengabdian USM. (suaramerdeka.com / dok USM)
Sosialisasi Tentang Penyebab dan Dampak Akibat Penurunan Muka Tanah dari Tim Pengabdian USM. (suaramerdeka.com / dok USM)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim pengabdian Fakultas Teknik Universitas Semarang (FT USM) yang terdiri dari Agus Muldiyanto, Dr. Adolf Situmorang dan Dr. Eddy Susilo menggelar "Sosialisasi Tentang Penyebab dan Dampak Akibat Penurunan Muka Tanah", pada tanggal 7 Desember 2021, di RW.12 Kelurahan Tanjung Mas, Semarang.

Sosialisasi digelar di rumah Ketua RW. 12, H. Nurhadi dan dihadiri tokoh masyarakat setempat antara lain H. Surachman, SIP, beserta para Ketua RT yang ada di lingkungan RW tersebut.

Menurut Agus bahwa pada dasarnya masyarakat setempat sudah banyak mengetahui tentang penyebab terjadinya penurunan tanah, salah satunya adalah akibat adanya sumur artetis/sumur dalam yang banyak di wilayah Kelurahan Tanjung Mas.

Tim pengabdian FT USM selain memberikan materi tentang penyebab penurunan tanah selain akibat sumur artetis yaitu akibat beban bagunan gedung dan prasarana yang ada di sekitar wilayahnya.

Baca Juga: Aksi Doddy Sudrajat Tabur Bunga di Jalan Tol Mendapat Banyak Kecaman, Ini Alasannya

Selain itu, juga akibat dari jenis tanah aluvial diwilayah tersebut jenis tanah endapan yang relatif masih muda usianya.

Penyebab lain adalah faktor perubahan iklim yang ekstrem yang ikut mempercepat adanya penurunan muka tanah.

“Dari faktor penyebab di atas menimbulkan dampak lingkungan di wilayah ini berupa genangan air akibat hujan atau rob yang semakin tinggi, yang akhirnya merambah ke dampak ekonomi warga di wilayah tersebut karena rutin 4-5 tahun sekali, harus meninggikan lantai/bangunan rumah, jalan dan lain-lain yang tidak sedikit biaya yang harus dipikul oleh warga setempat untuk merenovasinya” ungkap Agus.

Dari hasil diskusi dengan warga antara lain, tim pengabdian memberikan saran untuk warga masyakat peduli dan ikut mengawasi akan adanya sumur artetis yang baru bila ada, untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib tentang peraijinnnya.

Baca Juga: Ini Penjelasan Satgas Covid-19 Terkait Orang dengan Kriteria Bisa Bebas Karantina

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X