Program Merdeka Belajar: Perlu Ukuran Tepat Penilaian Aktivitas Mahasiswa

- Senin, 13 Desember 2021 | 15:15 WIB
Dekan FMIPA Unimus, Eny Winaryati (kiri) hadir dalam Webinar Sistem Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Pengetahuan dan Keahlian (OBE) di Kampus Kedungmundu Raya. (suaramerdeka.com / Hari Santoso)
Dekan FMIPA Unimus, Eny Winaryati (kiri) hadir dalam Webinar Sistem Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Pengetahuan dan Keahlian (OBE) di Kampus Kedungmundu Raya. (suaramerdeka.com / Hari Santoso)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ukuran tepat untuk menilai aktivitas mahasiswa di era Program Merdeka Belajar sangat diperlukan.

Sebab, kini aktivitas mahasiswa dirasakan lebih beragam, dan tidak lagi sekadar berkutat dengan notulen atau diktat perkuliahan.

Lebih dari itu, mahasiswa ikut melaksanakan program magang kerja, kuliah lintas prodi, hingga menjalankan program pengabdian di tengah masyarakat.

Hal itu diungkapkan, Dekan Fakultas Matematika IPA (FMIPA) Unimus, Dr Eny Winaryati dalam forum Webinar Sistem Penilaian dan Evaluasi Pembelajaran Berbasis Pengetahuan dan Keahlian (OBE) di Kampus Kedungmundu Raya.

Baca Juga: 7 Neptu Weton Ini Diprediksi Kaya Mendadak di Awal Tahun 2022

“Alasan itu juga yang membuat diperlukannya ukuran tepat untuk penilaian semua aktivitas akademi yang dijalankan mahasiswa. Penilaian dan evaluasi pembelajaran sudah sering kita lakukan, tetapi apakah sudah tepat mengukurnya? Sudah tepatkah bentuk penilaiannya atau evaluasinya?,” tuturnya didampingi Kepala Bidang UPT Kehumasan dan Protokoler, Novita Nining Anggraini, SST Mkes.

Menurut Eny yang kini juga menjabat Ketua Gugus Tugas Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) 2021 Unimus, pihaknya ingin menjawab berbagai pertanyaan berkenaan penilaian tepat untuk mahasiswa melalui forum semacam ini.

Pakar diundang dari berbagai perguruan tinggi ternama untuk berbagi pengalaman, sekaligus juga bisa sebagai landasan berpikir maupun acuan dalam menerapkan standar tepat penilaian terhadap beragam aktivitas akademi.

Kini turut dikembangkan model pendidikan untuk menjawab tantangan zaman di era digital.

Baca Juga: Polda Jateng Kirim Personil dan Logistik Bantu Korban Erupsi Semeru

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X