Pemerintah Akan Makin Perhatikan Anak Berprestasi dari Keluarga Tidak Mampu

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 09:48 WIB
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada acara Penyerahan KIP Kuliah Merdeka di Auditorium IPB, di Bogor. (suaramerdeka.com / dok Kemendikbudristek)
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada acara Penyerahan KIP Kuliah Merdeka di Auditorium IPB, di Bogor. (suaramerdeka.com / dok Kemendikbudristek)

BOGOR, suaramerdeka.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa (Kartu Indonesia Pintar) KIP Kuliah Merdeka adalah bentuk intervensi pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, agar anak-anak dari keluarga tidak mampu bisa kuliah.

Oleh karena itu, ke depan, kata Mendikbudristek, pemerintah akan semakin memperhatikan anak-anak berprestasi dari keluarga tidak mampu agar dapat meningkatkan kesejahteraannya dan keluarganya melalui pendidikan tinggi berkualitas.

"Kami akan memastikan bahwa setiap mengeluarkan bantuan bagi mereka, itu akan membantu mereka mendapatkan penghidupan yang lebih baik," ujar Mendikbudristek.

Hal itulah yang mendasari Kemendikbudristek untuk meluncurkan KIP Kuliah Merdeka sebagai Merdeka Belajar episode kesembilan," ujar Mendikbudristek pada acara Penyerahan KIP Kuliah Merdeka di Auditorium Institut Pertanian Bogor (IPB), di Bogor, Jumat 10 Desember 2021.

Baca Juga: Lewat Simulasi dan Pelatihan, Jaksa di Kebumen Dilatih Padamkan Kebakaran

Selain itu, Mendikbudristek menekankan bahwa KIP Kuliah Merdeka membuka akses siswa beprestasi dari keluarga tidak mampu untuk melanjutkan studi ke berbagai program studi (prodi) unggulan perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Mendikbudristek mengucapkan selamat kepada 10 orang perwakilan mahasiswa penerima KIP Kuliah Tahun 2021 dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Kampus IPB University, Bogor.

"Kesempatan masih terbuka lebar untuk para calon mahasiswa di seluruh Indonesia. Bagi calon mahasiswa yang kurang mampu tetapi memiliki ambisi besar, manfaatkanlah program KIP Kuliah Merdeka untuk meraih masa depan," pesannya.

Mendikbudristek menerangkan bahwa penyempurnaan kebijakan KIP Kuliah mencakup peningkatan besaran uang kuliah atau biaya pendidikan hingga mencapai Rp 12 juta per semester untuk program studi dengan akreditasi A.

Baca Juga: Konsumsi Rokok Saat Pandemi Cukup Tinggi, Meningkat Saat Kegiatan Masyarakat Dibatasi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

STIE AMA Salatiga Dijadikan Kampus Berbasis Wirausaha

Senin, 5 Desember 2022 | 22:41 WIB

Peneliti Unika Kembangkan Startup Perhutanan Sosial

Senin, 5 Desember 2022 | 15:20 WIB
X