Hari Guru Nasional, Ini Kutipan Pidato dari Mendikbudristek Nadiem Makarim

- Kamis, 25 November 2021 | 08:36 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim. (suaramerdeka.com / dok Kemendikbud)
Mendikbud Nadiem Makarim. (suaramerdeka.com / dok Kemendikbud)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Hari Guru Nasional diperingati setiap tanggal 25 November oleh Bangsa Indonesia.

Peringatan Hari Guru Nasional biasanya digelar bersamaan dengan peringatan Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI.

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) juga untuk mengenang dan menghargai jasa para guru di Indonesia.

Mengingat pada peringatan Hari Guru Nasional yang akan dirayakan, ada naskah pidato dari Mendikbudristek Nadiem Makarim yang bisa dijadikan acuan untuk sambutan.

Baca Juga: Aksi Kreatif Anak Muda Magelang Kelola Lingkungan, Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Naskah pidato Hari Guru Nasional ini sudah resmi dirilis di website resmi Kemndikbud.go.id pada Rabu 24 November 2021.

Pada pidato Menteri Pendidikan tersebut, lebih banyak membahas tentang peran guru di Indonesia pada masa pandemi Covid-19.

Berikut ini adalah sebagian isi kutipan teks pidato sambutan Mendikbudristek, selebihnya bisa di-download lewat PDF.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Sepatu Sesuai Bahannya

Ibu dan Bapak guru yang saya hormati dan banggakan,

Tahun lalu adalah tahun yang penuh ujian. Kita semua tersandung dengan adanya pandemi.

Guru dari Sabang sampai Merauke terpukul secara ekonomi, terpukul secara kesehatan, dan terpukul secara batin.

Guru mau tidak mau mendatangi rumah-rumah pelajar untuk memastikan mereka tidak ketinggalan pelajaran.

Baca Juga: Optimalkan Kesehatan Hewan, Animal Center 1-II Siap Jadi Destinasi Edukasi Mahasiswa

Guru mau tidak mau mempelajari teknologi yang belum pernah mereka kenal. Guru mau tidak mau menyederhanakan kurikulum untuk memastikan murid mereka tidak belajar di bawah tekanan.

Guru di seluruh Indonesia menangis melihat murid mereka semakin hari semakin bosan, kesepian, dan kehilangan disiplin.

Tidak hanya tekanan psikologis karena Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), banyak guru mengalami tekanan ekonomi untuk memperjuangkan keluarga mereka agar bisa “makan”.

Sangat wajar jika dalam situasi ini banyak guru yang terdemotivasi.

Baca Juga: Studi Banding ke Sabilul Khoirot, Yayasan Nur Rosyidah Tingkatkan Pengelolaan Madrasah Aliyah

Tapi ternyata ada fenomena yang tidak terkira.

Saat saya menginap di rumah guru honorer di Lombok Tengah, saat saya menginap di rumah Guru Penggerak di Yogyakarta, saat saya menginap bersama santri di pesantren di Jawa Timur, saya sama sekali tidak mendengar kata “putus asa”.

Untuk versi pidato lengkapnya silahkan download dan klik link berikut.

PIDATO MENDIKBUDRISTEK

Demikian naskah pidato Mendikbudristek terkait peringatan Hari Guru Nasional 2021 dan cocok digunakan saat upacara peringatan HGN 2021.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mari Belajar Huruf Vokal Mandarin Lebih Dalam

Minggu, 16 Januari 2022 | 07:20 WIB

Ika FISIP Undip Targetkan 40 Beasiswa

Selasa, 11 Januari 2022 | 20:40 WIB
X