Belajar Sambil Mendengarkan Musik, Efektifkah?

- Senin, 22 November 2021 | 21:55 WIB
Mendengarkan musik/Ilustrasi Pixabay
Mendengarkan musik/Ilustrasi Pixabay

SUARAMERDEKA.COM - Musik adalah bagian dari kehidupan sehari-hari. Di ruang publik, hampir setiap saat selalu ada musik yang diputar.

Selain untuk tujuan hiburan, mendengarkan musik juga memiliki beberapa manfaat lain, misalnya untuk mengatur mood seseorang hingga membuat orang menjadi fokus dan rileks.

Penelitian menunjukkan bahwa ada beragam manfaat musik untuk kesehatan, seperti menenangkan pikiran, memberi energi pada tubuh, dan mengelola rasa sakit.

Selain itu, mendengarkan musik yang lembut juga dapat menurunkan detak jantung dan tekanan darah hingga melancarkan pernapasan.

Baca Juga: Hellbound Pecahkan Rekor Squid Game, Trending 24 Negara Sehari Setelah Rilis

Efek Mozart

Apakah Anda pernah mengetahui tentang teori efek Mozart (Mozart effect)? Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Frances Rauscher, ahli neurobiologi dan Gordon Shaw, seorang fisikawan, pada tahun 1993.

Dalam penelitian mereka, Rauscher dan Gordon memberikan satu dari tiga tes standar penalaran spasial abstrak pada para mahasiswa dengan tiga kondisi: mendengarkan musik klasik karya Mozart yang berjudul “Sonata for Two Pianos in D Major, K. 448”, mendengarkan instruksi relaksasi verbal, dan dalam suasana hening atau tenang.

Hasil dari penelitian mereka mengungkapkan bahwa belajar sambil mendengarkan musik, terutama musik klasik, dapat membantu mengembangkan fungsi otak kita.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dukung Pelaksanaan PTM, Siswa SDN Barukan 02 Divaksin

Sabtu, 29 Januari 2022 | 09:24 WIB

SD N Sikumpul 3 Rindukan Prestasi yang Pernah Terukir

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:20 WIB

Jurnal Akta Unissula Peroleh Akreditasi Sinta 2

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:48 WIB
X