Kecemasan Murid Jelang PTM Perlu Diatasi dengan Sinergi Banyak Pihak

- Senin, 22 November 2021 | 07:30 WIB
Pembelajaran tatap muka/Foto Radio Idola Semarang
Pembelajaran tatap muka/Foto Radio Idola Semarang

JAKARTA, suaramerdeka.com - Meredanya kasus Covid-19 membuat sekolah kembali menjalankan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), setelah lebih dari setahun menggelar Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Nanda Rossalia, M.Psi psikolog sekaligus dosen Universitas Katholik Atma Jaya menuturkan, berdasar fakta, PJJ ternyata menimbulkan berbagi permasalahan mulai dari kejenuhan hingga tekanan stres pada murid.

Kondisi kecemasan akademik ini bila berlangsung terus akan berdampak buruk pada psikologi murid bahkan mengakibatkan learning loss saat PTM dimulai, sehingga perlu mendapat perhatian khusus dari tenaga pendidik.

“Kecemasan akademik siswa perlu diatasi dengan peran sinergis dari banyak pihak, tidak hanya dari murid tapi guru."

Baca Juga: Ingin Lebih Percaya Diri? Ikuti Tiga Cara Berikut Ini

"Para guru harus sigap melihat gejala emosi negatif dengan melakukan konseling secara efektif. Jadi lihat dan tes dahulu bagaimana kondisi murid-muridnya,” kata Nanda dalam webinar nasional yang digelar Cetta Satkaara bekerja sama dengan Rumah Guru BK (RGBK).

Berdasarkan survei Gerakan Sekolah Menyenangkan, 70 persen murid yang menjalani PJJ mengalami emosi negatif.

Banyaknya tugas yang diberikan tidak sebanding dengan waktu pengerjaannya adalah salah satu pemicu kecemasan pada murid sehingga dapat memberikan dampak negatif ketika mereka memulai transisi kembali ke sistem PTM.

Selain itu, emosi negatif ini juga mempengaruhi keseimbangan mental pelajar.

Baca Juga: Kevin/Marcus Keok, Indonesia Tanpa Juara di Indonesia Masters 2021

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PTM SMP 100 Persen, Disdik Imbau Tetap Prokes Ketat

Senin, 10 Januari 2022 | 19:09 WIB

SDN Cebongan 01 Juara Lomba Administrasi Gudep Pramuka

Senin, 27 Desember 2021 | 07:15 WIB
X