FEB Untag Siap Kerja Sama dengan Suara Merdeka Network

- Jumat, 19 November 2021 | 18:30 WIB
Jajaran pimpinan dan manajemen Suara Merdeka Network berfoto bersama dengan Dekan dan pejabat FEB Untag saat kunjungan Sahabat SMN di Kampus Untag, Jl Pawiyatan Luhur Bendan Semarang, Jumat (19/11). (SM/Slamet Daryono)
Jajaran pimpinan dan manajemen Suara Merdeka Network berfoto bersama dengan Dekan dan pejabat FEB Untag saat kunjungan Sahabat SMN di Kampus Untag, Jl Pawiyatan Luhur Bendan Semarang, Jumat (19/11). (SM/Slamet Daryono)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945 (FEB Untag) Semarang siap menjalin kerja sama dengan Suara Merdeka Network (SMN) dalam segala kegiatan untuk mendukung kemajuan fakultas.

Hal itu disampaikan Dekan FEB Untag Dra Nurcahyati SE MM Akt CA, saat menerima kunjungan Sahabat SMN, di Kampus FEB Untag, Jl Pawiyatan Luhur Bendan Semarang, Jumat (19/11).

Baca Juga: Gerhana Bulan Sebagian Hari Ini 19 November 2021, Kamu Bisa Saksikan di Wilayah Indonesia Ini

Hadir dalam kesempatan tersebut dari Sahabat SMN, yaitu Wakil Pemimpin Redaksi Harian Suara Merdeka Triyanto Triwikromo, Manajer Data Bambang Pulunggono, Wakil Direktur Sales & Komunikasi Agustina Purbandini, Manajer Pemasaran M Eko Fitrianto, dan Kepala Perwakilan Semarang Doni Nugroho.

Sedangkan dari tuan rumah, selain Dekan, turut menyambut Wakil Dekan II Drs Bambang Riyadi MM, Wakil Dekan IV Dr Adi Eko Priyono, dan Koordinator Penelitian Dr Tri Widayati SE MSi.

Baca Juga: Maudy Ayunda Rilis 'Pulang' OST Losmen Bu Broto, Begini Liriknya

Dekan berharap dari kunjungan tersebut bisa terjalin kerja sama yang baik, sehingga bisa saling mendukung dalam kegiatan apapun.

"Kami berharap kunjungan ini bisa terjalin kerja sama dalam kegiatan apapun, baik itu dalam kegiatan webiner atau pelatihan sampai dengan kegiatan lain yang dapat diselenggarakan sehingga bisa terwujud dalam bentuk MoU,” kata Nurcahyati.

Menurut dia, dalam waktu dekat, kerja sama akan difokuskan pada kegiatan workshop atau seminar internasional.

“Dalam seminar internasional, minimal melibatkan tiga pembicara dari tiga negara, misalnya Malaysia, Singapura, dan Jerman. Kalau bisa juga sekalian tidak hanya pembicara dari negara-negara itu saja, tetapi juga melibatkan peserta dari negara tersebut,” katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Undip Fasilitasi Pemdes Wates Wujudkan Wisata Edukasi

Senin, 22 November 2021 | 09:24 WIB
X