Uji Coba PTM Terbatas Dilakukan Agar Karakter Anak Tidak Turun

- Selasa, 8 Juni 2021 | 11:37 WIB
Pembelajaran tatap muka/Foto Radio Idola Semarang
Pembelajaran tatap muka/Foto Radio Idola Semarang

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemkot Semarang sampai saat ini tetap akan melakukan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di tahun ajaran baru di bulan Juli 2021 dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Semarang, Hari Waluyo menjelaskan nantinya semua SD negeri dan SMP negeri serta beberapa sekolah swasta akan melakukan PTM terbatas.

Menurutnya dengan semua sekolah negeri mengikuti uji coba PTM terbatas ini agar karakter anak tidak menurun.

"Uji coba tahap 3 di tanggal 12 Juli rencananya sekolah negeri masuk semua. Jadi namanya masih uji coba tidak semua siswa masuk seperti SD kelas 5 dan kelas 6 saja. Kalau di SMP bisa kelas 7 saja," katanya, Selasa 8 Juni 2021.

Baca Juga: Indonesia Desak ILO-WHO Perkuat Pemulihan Dunia Kerja

Nantinya dalam seminggu hanya masuk dua hari, selama dua jam itu pun hanya empat mata pelajaran.

"Selama ini alhamdulillah tidak ada klaster yang berasal dari sekolah. Jadi misal ada guru terpapar itu kenanya bukan dari sekolah tapi ditempat lain. Karena justru di sekolah protokol kesehatan sangat ketat, " ujarnya.

Hari mengungkapkan dengan uji coba PTM seminggu masuk dua kali ini membuat orang tua, guru dan anak senang.

Nantinya metode pembelajaran menggunakan campuran antara daring dan luring sehingga sekolah harus menyiapkan agar guru tidak mengajar dua kali.

Baca Juga: Ledakan Covid-19 Kudus, Ganip Sebut Kelemahan Manajemen PPKM Mikro

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMP Muhammadiyah Plus Juara Mapsi Salatiga

Minggu, 26 September 2021 | 11:04 WIB

Siswa Tidak Sehat, Diminta Tidak Usah Ikut PTM

Kamis, 23 September 2021 | 18:44 WIB

Jawab Tantangan, KIH SMK Negeri 6 Semarang Diresmikan

Minggu, 19 September 2021 | 19:58 WIB

SDI Al Azhar 29 Terbitkan Buku Ajar

Minggu, 19 September 2021 | 19:24 WIB
X