Persiapan Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Nasima Operasikan GeNose

- Selasa, 8 Juni 2021 | 06:51 WIB
Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd (paling kiri) sedang mengisi kantong plastik khusus dengan hembusan nafasnya didampingi dua perawat Sekolah Nasima, Dian Rukminingsih Amk dan Umi Fitriyanti Amk. Kantung platik tersebut selanjutnya dipindai dengan alat GeNose C19 untuk mendeteksi ada tidaknya Covid-19.
Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd (paling kiri) sedang mengisi kantong plastik khusus dengan hembusan nafasnya didampingi dua perawat Sekolah Nasima, Dian Rukminingsih Amk dan Umi Fitriyanti Amk. Kantung platik tersebut selanjutnya dipindai dengan alat GeNose C19 untuk mendeteksi ada tidaknya Covid-19.

SEMARANG,  suaramerdeka.com – Sekolah Nasima Semarang mengoperasikan alat pendeteksi Virus Corona buatan Universitas Gajah Mada GeNose C19 untuk persiapan pembelajaran tatap muka.

‘’Kami sudah uji cobakan dan simulasikan berkali-kali penggunaan alat tersebut dibawah supervisi tim dari UGM dan tim Satgas Gugus Govid Sekolah Nasima,’’ kata Ketua Pengurus YPI Nasima, Dr Indarti MPd di SD Nasima, Jalan Puspanjolo Selatan 53 Semarang, kemarin

Direktur Sarana Prasarana YPI Nasima, Ahmad Jauhari MPd menjelaskan teknis pemeriksaan memakai perangkat GeNose C19.

Tamu atau pengunjung dari luar akan diminta mengisi selembar form data kesehatan yang disiapkan oleh Tim Satuan Tugas Pencegahan Covid-19 (Tim Satgas PC-19) Sekolah Nasima.

Baca Juga: Indonesia Dihantam Vietnam 0-4, Ketum PSSI: Kekalahan Harus Dievaluasi dan Dijadikan Pelajaran

Form tersebut bersisi isian data tentang penyakit bawaan atau komorbid, riwayat kontak dengan pasien Covid-19, maupun riwayat perjalanan dalam kurun waktu 14 hari ke belakang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Berawan Sepanjang Hari

‘’Setelah itu dilanjutkan dengan pembagian kantung plastik khusus. Tim Satgas menulisi setiap kantong plastik dengan biodata tamu menggunakan spidol permanen,’’ kata Jauhari.

Mereka kemudian akan melakukan peniupan nafas ke kantong plastik tersebut. Kantung-kantung plastik yang telah penuh terisi hembusan nafas diserahkan kepada petugas.

Dua perawat Sekolah Nasima, Dian Rukminingsih AmK dan Umi Fitrianti AmK yang ditugasi sebagai operator utama mulai memindai satu persatu kantung nafas dengan alat GeNose C19.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Siswa Tidak Sehat, Diminta Tidak Usah Ikut PTM

Kamis, 23 September 2021 | 18:44 WIB

Jawab Tantangan, KIH SMK Negeri 6 Semarang Diresmikan

Minggu, 19 September 2021 | 19:58 WIB

SDI Al Azhar 29 Terbitkan Buku Ajar

Minggu, 19 September 2021 | 19:24 WIB

Ganjar Minta Uji Coba PTM Lakukan Laporan Harian

Selasa, 14 September 2021 | 21:55 WIB

Nadiem Apresiasi PTM di Solo, Mas Gibran Sangat Pro PTM

Selasa, 14 September 2021 | 21:48 WIB
X