Pengurus MGMP PAI SMA Jawa Tengah Dikukuhkan, Diharap Jadi Pelayan Baik untuk Masyarakat

- Rabu, 17 November 2021 | 07:45 WIB
Pengurus MGMP PAI SMA Jawa Tengah Masa Khidmah 2021-2024 resmi dikukuhkan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Musta'in Ahmad. (suaramerdeka.com / dok)
Pengurus MGMP PAI SMA Jawa Tengah Masa Khidmah 2021-2024 resmi dikukuhkan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Musta'in Ahmad. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran PendidikAgama Islam Sekolah Menengah Atas (MGMP PAI SMA) Jawa Tengah Masa Khidmah 2021-2024 resmi dikukuhkan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Musta’in Ahmad.

Pengukuhan MGMP PAI SMA tersebut disaksikan Kabid PAI Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Imam Buchori, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah, Suyanta dan didampingi Kasi PAI pada SMA/SMALB/SMK Kanwil Kemenag Jawa Tengah, Afifatun di Aula Lantai III Kanwil Kemenag, Senin 15 November 2021.

Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Musta’in Ahmad dalam pengarahannya setelah mengukuhkan pengurus MGMP PAI SMA menyampaikan, Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) baik PNS maupun non PNS diharapkan dapat menjadi pelayan yang baik bagi masyarakat.

GPAI tampil sebagai figur yang selalu memberikan pelayanan dengan orientasi untuk kebaikan bersama, bukan tampil sebagai ndoro yang cenderung minta dilayani,” jelasnya.

Baca Juga: Melalui TJSL, PLN Dongkrak Perekonomian dan Kemandirian 71 Desa

Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang hebat, dan kehebatan ini tentu ada peran besar dari GPAI.

“Agar kehebatan ini senantiasa terjaga maka Indonesia harus dibangun di atas fondasi yang kuat dan benar agar tidak dapat runtuh. Fondasi itu yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Undang-Undang Dasar 1945,” ungkapnya.

Ia berharap GPAI senantiasa mampu tampil di depan dan menjadi teladan dalam mewujudkan kondisi bangsa yang berpegang teguh pada nilai-nilai moderasi beragama.

Nilai moderasi beragama yang diwujudkan dengan menjalankan empat hal berupa komitmen kebangsaan, toleransi, antikekerasan, dan akomodatif terhadap kearifan lokal.

Baca Juga: Hadapi Krisis Multidimensi, Wakil Ketua MPR RI: Saatnya Kembali Merajut Kebhinekaan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X