Telat Selesaikan Studi, Kemenag Evaluasi Program Beasiswa 5000 Doktor Dalam Negeri

- Selasa, 16 November 2021 | 11:18 WIB
Kemenag evaluasi program beasiswa 5000 doktor. (suaramerdeka.com/dok)
Kemenag evaluasi program beasiswa 5000 doktor. (suaramerdeka.com/dok)

TANGERANG, suaramerdeka.com – Ditjen Pendidikan Islam Kemenag bersama 38 Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Program 5000 Doktor Dalam Negeri melakukan evaluasi beasiswa yang mencetak para doktor.

Evaluasi dilakukan untuk mencari faktor-faktor internal dan eksternal, yang menghambat para mahasiswa program 5000 doktor menyelesaikan studi.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Prof. Dr. Amin Suyitno, M.Ag mengatakan faktor internal terkait dengan tata kelola Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP), yaitu mahasiswa, dosennya atau factor komunikasi dan lainnya.

“Suatu hari Direktorat Diktis harus melakukan dengar pendapat dengan para mahasiswa agar lebih clear dan didapatkan informasi yang sebenarnya”, tegas Suyitno, Senin malam, 15 November 2021.

Baca Juga: Yuk Kenalan dengan DME, yang Bakal Gantikan LPG di Masa Mendatang

Guru Besar UIN Raden Fatah Palembang ini menegaskan kegiatan koordinasi menjadi kesempatan untuk membedah satu persatu faktor determinan penghambat keterlambatan kelulusan peserta beasiswa.

“Kalau keterlambatan kelulusan disebabkan oleh dosen pembimbing/promotor, maka harus dicarikan promotor baru, apalagi diera digital saat ini bisa bimbingan melalui daring atau tatap maya”, katanya.

Mantan Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) ini juga menegaskan pentingnya pelayanan dan yang baik (good governance) sebagai barometer utama layanan program 5000 Doktor.

“Kami mempersilahkan PTP Mitra untuk mengevaluasi pihak Direktorat Diktis, baik terkait hak PTP atau regulasi yang dianggap kurang tepat”.

Baca Juga: Ormas Expo 2021: Mutiara Kasih Siap Membantu Anggota hingga ke Tujuan Pernikahan

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Juknis ASN P3K, Kemendikbud Bajak Guru Swasta

Minggu, 9 Januari 2022 | 20:48 WIB

Pramuka Harus Mampu Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Selasa, 28 Desember 2021 | 22:25 WIB

Implementasi Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi

Sabtu, 25 Desember 2021 | 22:09 WIB

Wujudkan Merdeka Belajar, Guru Perlu Ubah Pola Pikir

Senin, 20 Desember 2021 | 17:49 WIB
X