FTIK USM Dukung Pendidikan Lingkungan di Sekolah-Sekolah

- Jumat, 7 Mei 2021 | 00:27 WIB
Webinar FTIK
Webinar FTIK

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pendidikan lingkungan hidup seharusnya menjadi salah satu mata pelajaran wajib dalam sistem kurikulum mengingat pendidikan lingkungan hidup di sekolah mempunyai peran strategis dalam menjaga kelestarian alam terlebih saat ini issue kerusakan, pencemaran dan bencana alam sebagai bagian dari krisis lingkungan secara global harus dihadapi hampir setiap hari. Hal itu yang mendasari digelarnya webinar dengan tema “Urgensi Kurikulum Pendidikan LIngkungan Hidup” yang diselenggarakan BEM Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) USM vi online zoom bertempat di aula SMP N 10, Rabu (5/4).

BEM FTIK USM dan Tangan Terampil didukung oleh SMPN10 dan Change.org menghadirkan tiga pembicara yakni Harjanto Halim, Ketua Yayasan Karang Turi, Nissa Wargadipura pendiri Pondol Pesantren Ekologi Ath-Thaariq dan Dwi Nurani, S.KM, M.Si sebagai Analis Pelaksana Kurikulum di Bidang Penilaian, Direktorat Sekolah Dasar,Kemdikbud dengan Erwan Rachmat, S.Pd, M.Pd. selaku Kepala Sekolah SMP N 10 sebagi moderator.

Dosen pengampu FTIK (Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi) USM , B Natalia Sari Pujiastuti,S.Psi, M.si mengatakan pentingnya pembelajaran pendidikan lingkungan hidup di usia pendidikan.

“Kami lihat isu ini jadi hal menarik. Supaya banyak yang mulai tergugah mulai melaksanakan pendidikan lingkungan hidup sejak dini. Pentingnya pendidikan lingkungan hidup di usia pendidikan agar siswa kelak saat memulai karir menjadi pelaku usaha sudah sadar lingkungan, tidak hanya melakukan eksplorasi alam saja tapi juga menjaganya,” terangnya.

“Harapannya dari webinar ini bisa menggugah dan menginspirasi para pendidik untuk serius merealisasi terselenggaranya pendidikan lingkungan hidup secara nyata. Karena tantangan lingkungan semakin bertambah,” jelasnya.

Sementara Erwan Rachmat selaku Kepala Sekolah SMP N 10 mengapresiasi webinar ini. Menurutnya pengenalan pendidikan lingkungan sejak masa pendidikan sangat penting.

“Sebab, perkembangan peradaban manusia yang terus bertambah tentu akan berimbas pada kerusakan lingkungan. Jika tidak diantisipasi mulai sekarang kerusakan akan bertambah dahsyat,” kata Erwan.

Ketua BEM FTIK USM, Muhammad Irfansyah yang juga ketua panitia webinar menerangkan acara ini terinsipirasi dari petisi salah satu dosen FTIK yang menyuarakan pentingnya pendidikan lingkungan hidup di ranah pendidikan. Pihaknya juga menerangkan jika kepedulian terhadap lingkungan juga sudah diterapkan di lingkungan FTIK USM.

“Saat ini pendidikan hanya fokus dengan akademi saja tapi pihak lingkungan tidak disenggol sama sekali, harapannya acara ini muncul insae muda yang mulai peka dengan isu lingkungan hidup, kami dari FTIK sendiri juga mulai menyuarakan dengan menggunakan tumbler dan mengurangi plastik,” tandasnya.

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Akademisi Didorong Tingkatkan Penelitian Mutakhir

Selasa, 27 Juli 2021 | 13:32 WIB

Unwahas Siapkan SDM Diplomat Santri

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:44 WIB
X