FTIK USM Beri Pelatihan Digital Warga Kampung Tematik Sirih Wonodri

- Selasa, 13 April 2021 | 15:11 WIB
Kegiatan pelatihan digital oleh FTIK di kampung Tematik. (suaramerdeka.com/Jati Prihatnomo)
Kegiatan pelatihan digital oleh FTIK di kampung Tematik. (suaramerdeka.com/Jati Prihatnomo)

USMSEMARANG, suaramerdeka.com - Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) Universitas Semarang (USM) melakukan kerja sama dengan kampung tematik sirih Desa Wonodri Semarang dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Kerja sama tersebut tertuang dalam pelatihan digital marketing kepada warga Desa tersebut yang selama ini mengolah daun sirih untuk kesehatan, olahan makanan dan obat-obatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Laboratorium FTIK USM, baru-baru ini. Peserta kegiatan terdiri dari seluruh warga kampung tematik Wonodri Semarang yang mayoritas anak-anak muda. Adapun dosen yang melaksanakan kegiatan PKM tersebut adalah Saifur Rohman Cholil, Vensy Vydia dan Aria Hendrawan. Sedangkan mahasiswa yang membantu mendampingi adalah Ahmad Arrio Irawan dan Swi Indriyaningtyas.

Baca Juga: Kelurahan Tugurejo Ajukan Kampung Tematik Gerbang Elok

Mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan PKM supaya mengaplikasikan keilmuan yang diperolah kepada masyarakat. Selain itu diharapkan setelah lulus dan terjun ke masyarakat tahu permasalahan dan bisa memberikan solusi dengan keilmuannya.

Baca Juga: Dukung Pengembangan UKM, Tim PKM USM Beri Peralatan Penunjang

Sri Mulyaningsih, M.Si selaku ketua RW kampung tematik Wonodri Semarang sekaligus sebagai pelopor kampung tematik sangat antusias dengan diadakannya kegiatan ini dan berharap akan ada pelatihan lanjutan yang diselenggarakan oleh FTIK USM.

Baca Juga: Dosen FTIK USM Beri Pelatihan SMKN 8 Semarang

“Kami berterima kasih kepada FTIK USM yang peduli kepada kampung kami dengan mengajarkan digital marketing untuk pemasaran produk. Harapannya apa yang telah diajakarkan bisa diterapkan atau aplikasikan untuk produk-produk olahan dari daun sirih” ungkapnya.

Pelatihan digital marketing yang diberikan difokuskan pada pemasaran produk dari olahan daun sirih menggunakan fasilitas marketplace yang ada di media sosial facebook. Dipilihnya promosi produk menggunakan media tersebut karena kemudahan dan jangkauannya yang luas. Tidak berbayar juga merupakan salah satu alasan dipilihnya media tersebut.

Selain itu facebook juga termasuk media sosial yang sudah lama dan penggunaan yang sangat mudah. Itulah yang disampaikan Saifur Rohman Cholil dalam penjelasan penyampaian materi sebelum praktek. Berikutnya peserta dilatih secara langsung bagaimana memasarkan produk menggunakan marketplace facebook.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Akademisi Didorong Tingkatkan Penelitian Mutakhir

Selasa, 27 Juli 2021 | 13:32 WIB

Unwahas Siapkan SDM Diplomat Santri

Minggu, 25 Juli 2021 | 19:44 WIB
X