Dosen FTP USM Beri Penyuluhan Ekstraksi Atsiri Daun Cengkeh dan Nilan di SMK 6 Kendal

- Senin, 8 November 2021 | 13:17 WIB
Penyuluhan Ekstraksi Atsiri Daun Cengkih dan Nilan di SMK 6 Kendal oleh dosen FTP USM Semarang. (suaramerdeka.com / dok)
Penyuluhan Ekstraksi Atsiri Daun Cengkih dan Nilan di SMK 6 Kendal oleh dosen FTP USM Semarang. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak 20 siswa kelas 12 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Kendal dan beberapa guru mata pelajaran (mapel) mengikuti penyuluhan mengenai “Ekstraksi Atsiri Daun Cengkeh dan Nilam serta Pemanfaatannya” pada Jumat (5/11).

Materi penyuluhan diberikan Dr. Ir. Rohadi, M.P dan Devy Angga, S.Pd. M.Hum, dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Universitas Semarang (USM) dibantu dua orang mahasiswa.

Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMK Negeri 6 Kendal.

Kegiatan tersebut dalam rangka pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) yang dikoordinasikan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) USM.

Baca Juga: PMI Jateng Berikan Penghargaan pada DDS 50 dan 70 Kali, Gus Yasin Ajak Donor Darah Tiga Bulan Sekali

Menurut Rohadi bahwa minyak atsiri (essential oil) merupakan produk metabolit sekunder dari tanaman yang bersifat mudah menguap, berasa getir (pungent taste), berbauwangi sesuai dengan bau tanaman penghasilnya.

“Meski sama-sama disebut minyak, namun atsiri berbeda dengan minyak makan (edible oil), ataupun minyak bakar (BBM). Atsiri diambil diambil dari bagian-bagian tanaman seperti daun, buah, biji, bunga, rimpang, kulit kayu, bahkan seluruh bagian tanaman” ungkap Rohadi.

“Minyak arsiri mudah larut dalam pelarut organik sepertialkohol, eter, petroleum, benzene,dan tidak larut dalam air. Atsiri digunakan secara luas antara lain untuk pengobatan (farmasi), flavoring, aroma therapy, parfum, antibiotik hingga digunakan sebagai material baru untuk sintesis aneka senyawa kimia,” tambahnya.

Ia menambahkan Kabupaten Kendal, salah satu daerah penghasil cengkih dan nilam, sementara itu kelompok sasaran adalah siswa SMK bidang pengolahan hasil pertanian, sehingga materi penyuluhan dipandang tepat, sesuai dengan bidang peminatan kelompok sasaran dan potensi lokal daerah itu.

Baca Juga: Sambut Hari Pahlawan PT KAI Luncurkan Tiket Gratis untuk Veteran, Guru dan Nakes

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

FK Undip Gelar Skrining dan Edukasi Lansia

Senin, 3 Oktober 2022 | 17:04 WIB
X