Komunitas Sahabat Bawaslu FISIP UIN Walisongo Dilantik, Diharap Perbaiki Distorsi Pemilu

- Selasa, 2 November 2021 | 09:12 WIB
Para akademisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang foto bersama usai kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah usai melakukan pelantikan Komunitas Sahabat Bawaslu. (suaramerdeka.com / Pamungkas Suci Ashadi)
Para akademisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo Semarang foto bersama usai kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah usai melakukan pelantikan Komunitas Sahabat Bawaslu. (suaramerdeka.com / Pamungkas Suci Ashadi)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Walisongo menggelar workshop “Pendidikan Pengawasan Partisipatif Pemilu di Kalangan Aktivis Mahasiswa” berkerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah.

Kegiatan tersebut juga disertai pelantikan Komunitas Sahabat Bawaslu UIN Walisongo yang langsung dilantik Ketua Bawaslu RI, Abhan, SH.,MH., Kamis (28/10).

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III UIN Walisongo, Dr. Arief Budiman, M.Ag mengatakan bahwa pemilu merupakan pilar demokrasi, hanya sayangnya banyak distorsi dalam penyelenggaraannya, salah satu yang paling marak adalah politik uang dan black campain.

“Proses ini perlu dilaksanakan secara rasional, bukan transaksional. Maka dari itu butuh keterlibatan semua pihak untuk mengawasinya, terutama mahasiswa agar proses Pemilu itu mampu mewujudkan kemaslahatan bagi masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Menkes: Protokol Kesehatan Penting, Lakukan Sebaik-baiknya

Sementara itu, Dekan FISIP UIN Walisongo, Dr. Hj. Misbah Zulfa Elizabeth, M.Hum mengatakan, komponen mahasiswa, terutama dari unsur aktivis, memiliki banyak potensi yang bisa dikembangkan.

Ini perlu dipoles agar mahasiswa memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Kami yakin kerjasama ini memiliki arti penting dalam rangka pengembangan masyarakat dan mahasiswa dalam rangka partisipasi yang lebih besar”, ujarnya.

Ketua Bawaslu RI, Abhan, SH., MH, memaklumi apa yang dikatakan Arief Budiman.

Dia mengatakan memang demokrasi ini masih diwarnai berbagai pelanggaran salah satunya money politic.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X