Manfaatkan Limbah Dapur Organik, Mahasiswa UPGRIS Ciptakan Produk Bernilai Jual

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 10:59 WIB
 TUNJUKKAN PRODUK : Dosen pembimbing Dr Maria Ulfah bersama mahasiswa menunjukkan beberapa produk yang diciptakan dari hasil pemanfaatan limbah dapur organik yang difermentasikan/eco-enzyme. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)
TUNJUKKAN PRODUK : Dosen pembimbing Dr Maria Ulfah bersama mahasiswa menunjukkan beberapa produk yang diciptakan dari hasil pemanfaatan limbah dapur organik yang difermentasikan/eco-enzyme. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) mampu memanfaatkan limbah dapur organik menjadi produk bernilai jual.

Limbah dapur organik seperti ampas atau kulit buah dan sayuran dijadikan eco-enzyme melalui proses fermentasi. Selanjutnya diolah menjadi beberapa produk seperti pupuk organik cair, air purifier dan desinfektan ruangan.

Produk-produk itu pun sudah resmi terdaftar hak ciptanya di Ditjen Kekayaan Intelektual, Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) serta kini mulai dipasarkan secara bertahap.

Baca Juga: Apresiasi Insan Pers Nasional, PLN Journalist Award 2021 Kembali Digelar

Dosen pembimbing Dr Maria Ulfah menjelaskan, alasan pemilihan atau pemanfaatan eco-enzyme lantaran efektif mampu mengurangi sampah rumah tangga, terutama organik. Adapun jenis produk yang dihasilkan berupa pupuk organik cair, air purifier dan desinfektan ruangan.

"Produk eco-enzyme merupakan produk ramah lingkungan yang mudah digunakan. Selain itu juga mudah dibuat, karena hanya membutuhkan air, gula sebagai sumber karbon dan sampah organik sayur dan buah," ungkapnya, Jumat 29 Oktober 2021.

Pupuk organik cair yang dinamakan "ECO POC" ini diciptakan oleh Syafina Nurussalma, Jian Tikasari, Andien Narita PW, Erma Lintang Sari dan Choirulnisa Kismayanti.

Baca Juga: Beredar Foto di Medsos, Kapal Hantu Peninggalan Perang Dunia II Terdampar di Pinggir Pantai

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jurnal Akta Unissula Peroleh Akreditasi Sinta 2

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:48 WIB

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X