Aplikasi Culture Academy Karya Mahasiswa Udinus Sabet Prestasi Ajang Internasional

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:48 WIB
Ajang Melbourne-Bandung Innovation Series pitch Competition yang digelar secara online. (suaramerdeka.com / dok)
Ajang Melbourne-Bandung Innovation Series pitch Competition yang digelar secara online. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Prestasi demi prestasi terus ditorehkan aplikasi Culture Academy Indonesia yang merupakan aplikasi karya mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Terbaru, aplikasi karya dari Hendriansyah mahasiswa Sistem Informasi Udinus, berhasil menyabet juara di kategori ‘The Most Progress of Implementation’ di ajang Melbourne-Bandung Innovation Series pitch Competition.

Culture Academy Indonesia merupakan aplikasi karya dari tiga mahasiswa Udinus dan telah melalui proses pengembangan.

Ketiganya adalah Hendriansyah selaku CEO dan Frontend Developer, Rachel patricia sebagai Chief Operating Officer dan Steven Adi Santoso sebagai Chief Marketing Officer.

Baca Juga: Pemkab Magelang Terima Opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2020

Aplikasi Culture Academy sendiri berfokus pada pengembangan kesenian yang ada di Indonesia, seperti seni memahat, menari hingga membatik.

Uniknya, tim dari Culture Academy Indonesia menjadi satu-satunya finalis yang masih dalam masa studi di perguruan tinggi, karena finalis lainnya berlatar belakang profesor, peneliti maupun entrepreneur.

Ajang Melbourne-Bandung Innovation Series pitch Competition mencari inovator solusi yang berpotensi untuk diterapkan baik di Melbourne maupun Indonesia.

Dalam wawancaranya, CEO dan Frontend Developer Culture Academy Indonesia, Hendriansyah mengaku bangga mampu meraih juara dalam kategori The Most Progress of Implementation di ajang Melbourne-Bandung Innovation Series pitch Competition.

Baca Juga: Kasus Kecurangan CPNS 2021 di Kabupaten Buol, Berawal Oknum yang Menginstal Software Remote Access

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X