Puncak Festival Literasi Prima 2021, SMP Negeri 1 Dawe Luncurkan 8 Buku

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 22:28 WIB
SMP Negeri 1 Dawe Kudus meluncurkan 8 Buku. (suaramerdeka.com/dok)
SMP Negeri 1 Dawe Kudus meluncurkan 8 Buku. (suaramerdeka.com/dok)

KUDUS, suaramerdeka.com - SMP Negeri 1 Dawe, Kudus, menggelar acara Peluncuran 8 Buku dan Perpustakaan Digital, Rabu 27 Oktober 2021.

Kegiatan tersebut merupakan puncak acara Festival Literasi Prima 2021, yang sebelumnya diisi dengan Sarasehan Literasi dan Kompetisi Literasi.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Harjuna Widada SH mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi penerbitan delapan buku karya guru, siswa, dan tenaga administrasi SMP Negeri 1 Dawe.

Dia berharap sekolah lain dapat memiliki prestasi serupa sehingga dunia pendidikan dapat terus berkembang.

Baca Juga: Semangat Pop Oldies dalam Karakter Musik Oddie Agam

“Saya sangat mengapresiasi teman-teman SMP Negeri 1 Dawe atas peluncuran delapan buku ini. Semoga kegiatan ini dijadikan contoh dan dapat diikuti sekolah lain karena ini merupakan inovasi yang sangat bagus,” ujar Harjuna.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Dawe, Dr Endang Siwi Ekoati MPd menyatakan, delapan buku yang diluncurkan dalam Festival Literasi Prima 2021 merupakan karya para guru, siswa, dan tenaga adninistrasi sekolah (TAS).

“Buku-buku itu meliputi empat buku karya guru (mandiri), antologi puisi karya guru dan tenaga administrasi sekolah, antologi puisi karya siswa, antologi cerpen karya guru, dan antologi cerpen karya siswa,” ungkap Endang.

Dia menjelaskan, kedelapan buku yang diluncurkan itu berjudul Risalah Kinanthi (karya Dian Kristiyanti), Nol Nol, Nol Satu (karya Bibit Lestari), Suka Gayamu (karya Eti Sunarsih).

Baca Juga: Lagu Indonesia Raya Dinyanyikan Tanpa Lirik, Ini Fakta Lain Sumpah Pemuda yang Harus Kamu Tahu

Lalu Perjalanan Seperempat Abad (karya Tahrirul Mar’ah), Pandemi Berpuisi 2 (karya siswa), Sejenak Bersajak 2 (karya guru dan tenaga administrasi sekolah), Cerita Dara (karya siswa), dan Kisah Guru (karya guru).

“Alhamdulillah, semoga tahun berikutnya tidak hanya delapan buku, tapi lebih banyak lagi,” harapnya.

Salah satu guru di SMP Negeri 1 Dawe, Dian Kristiyanti MPd mengatakan, selain delapan buku, SMP Negeri 1 Dawe juga meluncurkan perpustakaan digital yang bernama e-primabuku.

Pembaca tidak harus datang ke perpustakaan dan seluruh anggota bisa membaca buku melalui telepon seluler atau laptop di mana pun dan kapan pun.

Baca Juga: Dua Restoran dan Bar Dilarang Buka Sebulan, Langgar Aturan Perwal PPKM Level 1

“Kita bisa menginstal melalui Playstore. Ketika ada logo di sebelah kanan, silakan klik. Kita bisa mengaktivasi dan bergabung di e-primabuku. Siapa pun bisa bergabung, bukan hanya warga SMP Negeri 1 Dawe,” jelas Dian yang juga pengelola administrasi e-primabuku.

Safika, siswa kelas IX, mengatakan dirinya merasa senang dengan adanya perpustakaan digital.

Dia akan lebih bisa membaca buku di mana saja ketika ada waktu luang.

“Keren pokoknya. Pas lagi butuh referensi atau ingin baca novel, tinggal buka hp,” ujar Safika.

Halaman:
1
2

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Juknis ASN P3K, Kemendikbud Bajak Guru Swasta

Minggu, 9 Januari 2022 | 20:48 WIB

Pramuka Harus Mampu Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Selasa, 28 Desember 2021 | 22:25 WIB

Implementasi Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi

Sabtu, 25 Desember 2021 | 22:09 WIB

Wujudkan Merdeka Belajar, Guru Perlu Ubah Pola Pikir

Senin, 20 Desember 2021 | 17:49 WIB
X