Turunkan Mortalitas, Perlu Siapkan Skrining Kanker Usus Besar

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 21:06 WIB
Mahasiswa meneliti skrining untuk kanker usus besar. (Foto: ist)
Mahasiswa meneliti skrining untuk kanker usus besar. (Foto: ist)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Kasus kanker usus besar yang berakhir dengan kematian di Indonesia termasuk tinggi.

Perlu upaya lebih dini untuk mengetahui kasus tersebut melalui skrining agar angka mortalitas dapat turun.

Metode skrining cukup banyak dan kini salah tim mahasiswa UGM mengembangkan metode skrining kanker usus besar (kolorektal) dengan memanfaatkan bakteri probiotik Escherichia coli Nissle 1917 (EcN) termodifikasi.

Baca Juga: Kolaborasi MDMC LazisMu Jateng Terapkan Kewaspadaan Dini Kebencanaan

Tim beranggotakan Nayaka Bagus Wahyu Agung Hertanto, Sovann Amadeus, Ofadhani Afwan, dan Yohannes Edward GP dari FK-KMK UGM, serta Maria Indra Ardriyanto dari Fakultas Farmasi.

Mereka menegaskan penelitian dengan bakteri ejaan tersebut mampu mendeteksi (skrining) sel kanker kolorektal.

"Ide awal penelitian terinspirasi dari seminar di Fakultas Biologi UGM. Seminar membahas organisme, misal bakteri, bisa dimodifikasi untuk mengeluarkan protein tertentu."

"Selain itu, berdasarkan hasil penelitian lainnya menyebutkan bakteri probiotik Escherichia coli Nissle 1917 (EcN) mengalami peningkatan pada pasien kanker usus besar," papar ketua tim, Nayaka.

Baca Juga: Dua Anggota Polres Pemalang Gugur Akibat Covid-19 Terima Santunan

Ia dan teman-temannya berpikir dan ingin mencoba memodifikasi bakteri agar bisa dikembangan untuk mendeteksi kanker.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X