UIN Sunan Ampel Studi Banding ke FDK UIN Walisongo, Gelar FGD dan Sharing Program

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 06:30 WIB
FGD saat studi banding Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel ke UIN Walisongo belum lama ini. (suaramerdeka.com / Agus Fathuddin)
FGD saat studi banding Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Sunan Ampel ke UIN Walisongo belum lama ini. (suaramerdeka.com / Agus Fathuddin)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, belum lama ini melakukan studi banding ke Program Studi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang.

Rombongan UIN Sunan Ampel diterima Dekan FDK UIN Walisongo Dr Ilyas Supena MAg, Wakil Dekan Drs HM Mudhofi MAg, Kaprodi Manajemen Dakwah (MD), Dra Hj Siti Prihatiningtyas MPd dan para pimpinan di lingkungan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Manajemen Dakwah FDK UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr Arif Ainur Rofiq SSosI MPd menjelaskan, kedatanganya dalam rangka silaturrahim dan sharing untuk studi banding program-program kegiatan dengan prodi MD FDK UIN Walisongo Semarang.

Silaturahim tersebut dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD), untuk saling sharing program kegiatan akademik dan program kegiatan mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah.

Baca Juga: Gali Potensi Siswa, SMP Negeri 1 Dawe Gelar Kompetisi Literasi

Kaprodi Manajemen Dakwah UIN Walisongo Semarang, Dra Hj Siti Prihatiningtyas MPd memaparkan profil program Studi Manajemen Dakwah.

Kemudian, program-program kegiatan dosen dan mahasiswa Manajemen Dakwah, dilanjutkan dengan tayangan video-video kegiatan Benchmarking Competency Mahasiswa Manajemen Dakwah.

Menurut Ningtyas, Benchmarking Competency merupakan salah satu program unggulan untuk penguatan skill mahasiswa di Prodi MD FDK UIN Walisongo Semarang.

Melalui Benchmarking Competency, mahasiswa diberikan materi-materi dari lembaga mitra seperti dari Generasi Pelopor Pariwisata Indonesia (Genperisai) dalam menguatkan skill tour guide.

Baca Juga: Dibuka Secara Online, Berikut Tips agar Lolos Kualifikasi Prakerja Gelombang 22

Genperisasi dikompetisikan dalam “The Best Tour Guide Contest” untuk meraih beberapa kategori gelar penghargaan, seperti The Best Performance Tour Guide, The Best Favourite Tour Guide dan The Best Creative Tour Guide.

Dekan FDK UIN Walisongo Semarang, Dr H Ilyas Supena MAg mengatakan, sekarang ini bukan lagi era saling berkompetisi tetapi perlu kolaborasi.

“Saya pikir ini menjadi keluarga bersama di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), sehingga bisa saling sharing ilmu dan pengalaman untuk memperkuat masing-masing institusi bahkan memungkinkan bisa diadakannya kolaborasi penelitian antar fakultas/prodi nantinya," kata Ilyas.

Menurut dia, Prodi Manajemen Dakwah memiliki konsentrasi Manajemen Pariwisata Islam yang menjadi branding dan favorit bagi para mahasiswa untuk memilih prodi MD.

Baca Juga: Banyak Dikeluhkan Masyarakat, Tingginya Harga Tes PCR Diminta Dikaji Kembali

Bahkan FDK menjadikan prodi MD UIN Walisongo sebagai pilot project dalam menjalin kerja sama dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Pemerintah Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah merintis desa wisata tahun 2021.

“Sehingga bisa jadi branding Pariwisata Islam yaitu MD FDK UIN Walisongo," tandas Ilyas.

Dr Arif Ainur Rofiq SSosI MPd menjelaskan, Prodi MD FDK UIN Sunan Ampel Surabaya memiliki dua konsentrasi yaitu Manajemen Haji dan Umrah dengan Manajemen Kelembagaan Kewirausahaan/Enterpreneurship.

"Prodi MD FDK UINSA Surabaya juga bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur untuk sertifikasi pembimbing haji, kemudian bermitra dengan KBIHU dan KBIH," kata Arif.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X