Workshop Tanaman Obat UIN Walisongo, Ibu-ibu PKK Diberi Penjelasan dan Cara Pemanfaatan

- Senin, 25 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Workshop tanaman obat berbasis online digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Dari Rumah (RDR) UIN Walisongo 77 kelompok 119. (suaramerdeka.com / dok)
Workshop tanaman obat berbasis online digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Dari Rumah (RDR) UIN Walisongo 77 kelompok 119. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Workshop tanaman obat berbasis online digelar Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Dari Rumah (RDR) UIN Walisongo 77 kelompok 119 bersama ibu-ibu PKK, Minggu 24 Oktober 2021.

Niken Kusumarini,M.Si Dosen Biologi UIN Walisongo Semarang sebagai pemateri menjelaskan bahwa tanaman obat memiliki khasiat yang sangat bermanfaat dan terbukti secara klinis.

Bagian tanaman, kata Dosen UIN Walisongo itu, yang dapat dimanfaatkan sebagai obat di antaranya ada daun, bunga, batang, buah, biji, kulit akar bahkan dari benang sari.

Ia juga memaparkan banyak sekali contoh tanaman yang dapat digunakan untuk pengobatan seperti jahe, kemukus, mahkota dewa, mint, kunyit, daun dan kulit buah rambutan, jeruk nipis/lemon, bunga telang, bunga kenop, dan daun pisang.

Baca Juga: 164 Instansi Akan Umumkan Hasil SKD CPNS dan PPPK Non-Guru Tahap 1 , Ini Daftarnya

“Setiap tanaman obat pasti memiliki efek samping, maka dari itu tidak bisa di konsumsi sembarangan” tambahnya.

Efek sampingnya biasanya berkaitan erat dengan toksisitas (racun).

Tanaman toksik ini memiliki racun yang mana tidak boleh dikonsumsi sembarangan meskipun khasiatnya sangat luar biasa.

Baca Juga: Bupati Demak Resmikan Halte Livin' by Mandiri

Selain itu, pemateri juga mengatakan bahwa mengonsumsi tanaman obat atau biasa di sebut jamu sangat berguna bagi tubuh.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X