Perguruan Tinggi Bisa Bantu Diplomasi Publik Lebih Efektif

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 17:22 WIB
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Dr Teuku Faizasyah. (Dok. UNNES)
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Dr Teuku Faizasyah. (Dok. UNNES)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Perguruan tinggi didorong berperan dalam diplomasi publik. Ini dalam upaya membangun citra positif bangsa Indonesia kancah mancanegara.

Campur tangan perguruan tinggi akan membuat diplomasi publik bisa lebih efektif.

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Dr Teuku Faizasyah, mengatakan diplomasi publik merupakan upaya untuk menyebarkan informasi, pengaruh, dan membangun opini publik.

Baca Juga: Meriahkan Hari Santri Nasional 2021, Mahasiswa KKN RDR Ke-77 UIN Walisongo Adakan Lomba di TPQ Al Firdaus

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui publikasi, pertukaran kebudayaan, film, hingga radio dan televisi.

"Tujuan membangun diplomasi untuk membangun relasi dengan negara lain dan membangun opini yang positif," ujar Teuku Faizasyah dalam Webinar “Strategi Diplomasi Publik dan Kebudayaan untuk Akselerasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka”, belum lama ini.

Acara itu diselenggarakan Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS ENNES).

Baca Juga: Hadapi Pemilu 2024, Airlangga Hartarto Minta Doa Ulama

Meski demikian, tantangan diplomasi publik pada era revolusi industri 4.0 sangat beragam. Antara lain keterbatasan sumber daya manusia, interaksi personal yang tidak tergantikan, dan memastikan fokus perhatian audiens.

Menurutnya, elemen budaya menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung upaya tersebut.

Dari sejumlah program dan kegiatan yang jadi alat diplomasi bangsa Indonesia , promosi dan upaya membangun citra selalu berkaitan dengan kebudayaan khas Indonesia.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X