Hari Kedua Sarasehan Literasi, Siswa dan Guru SMP Negeri 1 Dawe Diajak Menulis Puisi dan Cerpen

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:43 WIB
Serasehan Literasi di SMP 1 Dawe Kudus. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)
Serasehan Literasi di SMP 1 Dawe Kudus. (suaramerdeka.com/Setiawan Hendra Kelana)

“Dengan berlatih menulis, pikiran bawah sadar akan termotivasi untuk bekerja secara otomatis,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Jimat, cerpen yang bagus itu harus memiliki konflik dan solusi.

Jika kehilangan konflik, cerpen akan kehilangan satu unsur sehingga menjadi tidak menarik.

Pada gelaran kedua Sarasehan Literasi tersebut, siswa dan guru diajak menghasilkan satu puisi.

Mereka diberi kesempatan dalam waktu 15 menit menulis puisi dan kemudian narasumber mengulas karya mereka.

Antusiasme ditunjukkan siswa selama paparan yang disampaikan Jimat.

“Saya mendapatkan banyak ilmu baru tentang menulis dan terinspirasi untuk mulai menulis kreatif,” kata Haikal, siswa kelas VIII-A.

Selain siswa, para guru juga senang bisa memperoleh tambahan ilmu dalam menulis puisi.

Erna Wijayanti SPd, guru IPA SMP 1 Dawe Kudus, mengaku termotivasi untuk menerbitkan buku antologi puisi.

“Semoga kegiatan literasi di SMP Negeri 1 Dawe terus bergelora,” harapnya.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PTM SMP 100 Persen, Disdik Imbau Tetap Prokes Ketat

Senin, 10 Januari 2022 | 19:09 WIB

SDN Cebongan 01 Juara Lomba Administrasi Gudep Pramuka

Senin, 27 Desember 2021 | 07:15 WIB
X