Unnes Dampingi Remaja Jadi Agen Kesehatan Mental, Gunakan Metode HOPE

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Tim pengabdian Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes mendampingi 15 remaja menjadi agen kesehatan mental remaja dengan metode HOPE. (suaramerdeka.com / dok)
Tim pengabdian Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Unnes mendampingi 15 remaja menjadi agen kesehatan mental remaja dengan metode HOPE. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Tim pengabdian Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang (Unnes) mendampingi 15 remaja menjadi agen kesehatan mental remaja dengan metode HOPE (Health Educated, Organized, Practiced dan Empowerment).

Pendampingan Skill-Based Health Education untuk Kesehatan Mental Remaja Unnes melalui metode HOPE ini dilaksanakan di Puskesmas Sekaran, belum lama ini.

Tim Pengabdian Unnes terdiri dari dr. RR. Sri Ratna Rahayu, Lukman Fauzi, dr. Intan Zainafree, Mustafa Daru Affandi, Aufiena Nur Ayu Merzistya.

Sasaran pengabdian adalah 15 remaja usia 15-18 tahun yang aktif di 5 Posyandu Remaja wilayah Puskesmas Sekaran Kota Semarang.

Baca Juga: Lewat Pelatihan Memasak, GWS Jateng Ajak Wanita Berwirausaha Kuliner

Kegiatan ini juga bekerjasama dengan ahli kejiwaan untuk menjadi narasumber dalam pengabdian.

Dr Ayu menuturkan, masa remaja adalah masa penting untuk mengembangkan dan memelihara perilaku sosial dan emosional yang penting untuk kesehatan mental.

Beberapa di antaranya adalah mengadopsi pola tidur yang sehat, melakukan olahraga teratur, mengembangkan keterampilan koping stres, pemecahan masalah, kemampuan interpersonal, dan belajar mengelola emosi.

Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berdampak signifikan terhadap kesehatan mental remaja, baik dampak langsung maupun jangka panjang.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Pecinta Film Marvels, Eternals Dirilis 5 November

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X