Dianggap Akan Punah, Balai Bahasa Dokumentasikan Kosa Kata Daerah Minangkabau dan Mentawai

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:12 WIB
Tim Balai Bahasa Sumatera Barat. (suaramerdeka.com / dok)
Tim Balai Bahasa Sumatera Barat. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sejak 30 tahun terakhir, makin banyak kosa kata, frase, idiom, dan petatah-petitih bahasa daerah di Minangkabau dan Mentawai yang tidak terpakai lagi dan berangsur lenyap meski merupakan bagian dari kekayaan bahasa Minangkabau.

"Di sinilah tantangan intelektual Sumatera Barat, khususnya ahli bahasa dan pekamus. Kekayaan bahasa daerah, terutama yang terdapat di Sumatera Barat, harus diselamatkan, dicatat di atas kertas, dibudayakan memakainya, dan diupayakan untuk pengayaan kosa kata bahasa Indonesia," ujar Kepala Balai Bahasa Sumatera Barat, Aminulatif kepada wartawan, Senin 18 Oktober 2021.

Jika kita tidak bertindak cepat, lanjut Aminulatif, dengan mencatatkan seluruh kosa kata, frase, idiom, dan petatah-petitih bahasa daerah yang terdapat di Sumatera Barat itu, terutama sekali yang telah arkhais dan menjadi klasik, maka dapat dipastikan sedikit jejak yang akan tertinggal di masa depan.

Sebab, kebanyakan generasi muda Minangkabau sekarang tidak mengerti lagi dengan bahasa kiasan yang telah arkhais itu, yang penuh dengan metafora.

Baca Juga: STQ Nasional XXVI: Listrik Tanpa Kedip Akan Dihadirkan di Maluku Utara

Misalnya, jangan tanyakan arti “mangapik daun kunik” atau “mangapik kapalo harimau” atau “baanak jawi” kepada anak muda sekarang.

"Mereka akan bingung dan tidak mengerti. Kami tidak dapat menyalahkan mereka, karena basis kultural Bahasa Minangkabau ketika mereka hidup juga sudah berubah," tuturnya.

Untuk itu, pada tahun 2021 ini, Balai Bahasa Sumatera Barat, dalam program Pemerkayaan Kosa kata dan Pengembangan Kamus, akan melakukan dua hal. Pertama, pemerkayaan kosa kata bahasa Indonesia dari bahasa Mentawai.

"Hal yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah pencarian data, verifikasi data, lokakarya, dan seminar komisi bahasa daerah (SKBD) Mentawai dialek Sikakap (Pagai Utara dan Pagai Selatan). Pada akhirnya, akan diterbitkan kamus bahasa Mentawai," terangnya.

Baca Juga: Rezeki Lancar, Ini Manfaat Luar Biasa Membaca Surat Al-Waqiah

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X