Antisipasi Klaster PTM, SMAN 2 Pekalongan Terapkan Scan Barcode PeduliLindungi

- Senin, 18 Oktober 2021 | 17:45 WIB
LAKUKAN SCAN BARCODE : Sejumlah siswa SMAN 2 Pekalongan, dengan menerapkan prokes ketat melakukan scand barcode PeduliLindungi, sebelum memasuki area sekolah setempat, Senin 18 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Kuswandi)
LAKUKAN SCAN BARCODE : Sejumlah siswa SMAN 2 Pekalongan, dengan menerapkan prokes ketat melakukan scand barcode PeduliLindungi, sebelum memasuki area sekolah setempat, Senin 18 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Kuswandi)

 

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - SMAN 2 Pekalongan menerapkan scan Aplikasi PeduliLindungi untuk dapat masuk ke lingkungan sekolah.

Selain sebagai antisipasi klaster baru Pembelajaran Tatap Muka (PTM), ini bagian dari upaya SMAN 2 Pekalongan dalam membangun sistem pendidikan berskala sekolah khususnya dalam pengembangan nilai karakter.

Plt Kepala SMAN 2 Pekalongan, Abdur Rozak menyatakan, Scan barcode aplikasi PeduliLindungi ini tak hanya bagi siswa, guru, dan karyawan di SMAN 2 Pekalongan, tetapi juga para orang tua atau masyarakat yang ingin mengakses layanan di SMAN 2 Pekalongan.

Baca Juga: Jangan Terlalu Banyak Mikir Covid-19, RK sebut Jabar sudah Capai Kekebalan Komunal

Pihaknya menekankan bahwa penggunaan scan barcode ini agar menanamkan sikap tanggung jawab seluruh stakeholder di sekolahnya.

"Ini juga sebagai respons sinergi kami dengan kebijakan pemerintah daerah dan pusat. Dasar kami melaksanakan scan barcode PeduliLindungi ini SE dari pusat," terang Rozak, Senin 18 Oktober 2021.

Rozak menyebutkan bahwa adanya penerapan ini banyak respons dari berbagai pihak yang membangun.

"Penerapan ini sudah kami lakukan sejak PTM 11 September. Kendati demikian memang ada beberapa siswa yang masih belum memiliki aplikasi ini.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB
X