Sejarah Singkat dan Isi Naskah Sumpah Pemuda, Kamu Masih Hapal?

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:00 WIB
Ilustrasi peringatan hari Sumpah Pemuda /freepix.com
Ilustrasi peringatan hari Sumpah Pemuda /freepix.com

Sumpah tersebut awalnya dibacakan Soegondo dan kemudian dijelaskan panjang-lebar oleh Yamin.

Berikut ini adalah bunyi tiga keputusan kongres tersebut sebagaimana tercantum pada prasasti di dinding Museum Sumpah Pemuda.

1. Naskah orisinil diabadikan menggunakan ejaan Van Ophuijsen.

Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea: Kami poetra dan poetri Indonesia mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

2. Bunyi tiga keputusan kongres dalam Ejaan Bahasa Indonesia (ejaan terbaru yang digunakan pada masa kini):

Pertama: Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

Kedua: Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Ketiga: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X