Guru SMAN 1 Jepara Jadi Pembicara pada Konferensi Ke-19 ALCoB

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:48 WIB
Guru SMAN 1 Jepara, Ninok Eyiz Sumianingrum, menjadi pembicara pada Konferensi ke-19 ALCoB yang diselenggarakan secara daring. (suaramerdeka.com / dok)
Guru SMAN 1 Jepara, Ninok Eyiz Sumianingrum, menjadi pembicara pada Konferensi ke-19 ALCoB yang diselenggarakan secara daring. (suaramerdeka.com / dok)

JEPARA, suaramerdeka.com - Guru SMAN 1 Jepara, Ninok Eyiz Sumianingrum, menjadi pembicara pada Konferensi ke-19 ALCoB yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Pendidikan Republik Korea dan Institute of APEC APEC Collaborative Education (IACE) ALCoB, belum lama ini.

Konferensi dihadiri para guru dari Thailand, Filipina, Malaysia, Indonesia, Rusia, Amerika Serikat, dan Taiwan.

Dalam kesempatan tersebut, Ninok berbicara mengenai praktik baik selama menjadi peserta ALCoB ICT Volunteer (AIV) Virtual Training 2021 dengan tema Building Resilience in Education Against the Covid-19 Pandemic by Enhancing Digital and Cultural Literacy of Teachers in the APEC Region.

Salah satunya, menjelaskan tentang CodeWiz, perangkat robotik berukuran 5 cm yang dapat digunakan dalam pembelajaran koding untuk mengembangkan kemampuan berpikir logis, sistematis, dan kreatif.

Baca Juga: PLN Jaga Ketersediaan Pasokan Listrik dari Ancaman Layang-layang

Ninok yang berbicara mewakili Indonesia ini menjelaskan pula tahapan rekrutmen peserta pelatihan AIV 2021, dan dari sumber mana saja informasi tersebut bisa didapatkan.

Seluruh peserta yang terpilih sebelumnya mendapat kesempatan yang sama dari informasi yang banyak didapat di sosial media Kementerian Pendidikan Indonesia dan negara lainnya.

Budaya Korea yang saat ini banyak dikenal di Indonesia juga menjadi materi Ninok di depan para pejabat Korea yang hadir langsung di Sheraton Seoul D Cube City Hotel, Korea. Mulai dari budaya tradisional, hari-hari besar, dan kehidupan sehari-hari masyarakat Korea.

Proses terpilihnya Ninok sebagai pembicara dalam konferensi ini diawali dari lolosnya sebagai peserta ALCoB ICT Volunteer (AIV) Virtual Training 2021 bersama 49 guru lainnya dari seluruh Indonesia.

Baca Juga: Baim Wong Memarahi Orang Tua, Dedi Mulyadi: Caranya Kurang Tepat

Para peserta pelatihan terpilih mengikuti kegiatan daring selama 5 hari mulai 23 hingga 27 Agustus 2021 dengan mempelajari banyak materi seputar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Di antaranya Pemahaman dan Kebutuhan Pendidikan TIK, Konsep dan Teori Pembelajaran Kolaboratif Online, hingga Membuat Termometer Nirkontak. Rangkaian pelatihan diakhiri dengan diseminasi secara daring.

Sejak persiapan, Ninok yang tergabung dalam kelompok bersama delapan peserta bersepakat untuk membuat diseminasi yang terselenggara secara menarik, bermakna, kaya informasi, terorganisasi dengan rapi, dan profesional.

Mereka ingin peserta yang mengikuti diseminasi turut merasakan atmosfir pengalaman selama pelatihan.

Hasilnya, setelah menyampaikan presentasi di konferensi, Ninok mendapatkan respons khusus dari penyelenggara Korea yang menyebut bahwa diseminasi benar-benar diorganisasi dengan sangat baik, begitupun terhadap banyaknya jumlah peserta yang mengikuti.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekolah Nasima Jalin Kerja Sama dengan Cambridge

Minggu, 21 November 2021 | 21:38 WIB

ANBK Gantikan UNBK, Apa Perbedaan Keduanya?

Selasa, 16 November 2021 | 16:35 WIB
X