Fakultas Kesehatan Udinus Resmikan Desa Penadaran Sebagai Desa Binaan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:36 WIB
Penyerahan bantuan jamban yang merupakan bentuk kerja sama dengan mitra Rotary Club Soegijapranata dengan Udinus kepada Kecamatan Grobogan. (suaramerdeka.com / dok)
Penyerahan bantuan jamban yang merupakan bentuk kerja sama dengan mitra Rotary Club Soegijapranata dengan Udinus kepada Kecamatan Grobogan. (suaramerdeka.com / dok)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) melakukan kegiatan monitoring rutin terhadap desa binaan tersebut pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Monitoring digelar untuk mendapatkan kesesuaian terhadap indikator keberhasilan pada Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan (PHP2D) Clean Water Project di desa Penadaran yang dijalankan BEM FKES Udinus.

Pemantauan terhadap kegiatan PHP2D tersebut dijalankan Udinus melalui Biro Kemahasiswaan dan Fakultas Kesehatan.

Kegiatan diawali dengan penyerahan bantuan jamban yang merupakan bentuk kerja sama dengan mitra Rotary Club Soegijapranata dengan Udinus kepada Kecamatan Grobogan.

Baca Juga: Pemerintah Tingkatkan Plafon KUR, Optimalisasi Pusat Inkubasi Bisnis di Lingkungan Kampus

Turut disaksikan Komisi IX DPR RI Bapak Dr. Edy Wuryanto dan Kepala BKKBN Provinsi Jawa Tengah

Dilanjutkan dengan penandatanganan MoU pelaksanaan program PHP2D yang dilakukan oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Kusni Ingsih, MM dengan Kepala Desa Penadaran, Solehaturidhlo S.E, M.H.

Kemudian penyerahan plakat ke desa Penadaran yang dilakukan oleh Kepala Biro Kemahasiswaan, Dr. Rindra Yusianto S.Kom., M.T., kepada Kepala Desa Penadaran.

Serangkaian acara lainnya yaitu Penyerahan filter air sungai yang diwakilkan oleh Dr. Eni Mahawati SKM, M.Kes selaku Sekretaris Dekan Fkes Udinus.

Baca Juga: Fadli Zon vs Kepala BNPT, Terkait Usulan Pembubaran Densus 88

Dalam sambutannya Dr. Kusni Ingsih, MM., menyampaikan bahwa MoU yang telah disetujui kedua pihak tersebut menjadikan desa Penadaran menjadi desa binaan Udinus.

Hal ini menjadikan program Clean Water Project salah satu program yang resmi dijalankan oleh Udinus.

“Setelah penandatanganan ini kami dari Udinus akan terus memantau keberhasilan program di desa Penadaran, bantuan kontribusi juga akan selalu kami berikan agar program di desa ini bisa terus berjalan,” ujarnya.

Ratih Pramitasari MPH selaku Dosen Pembimbing PHP2D Clean Water Project secara terpisah menambahkan, bahwa pemantauan tersebut dilakukan guna mengetahui kemajuan apa yang telah dihasilkan.

Baca Juga: Banyak jajan Tidak Sehat di Lingkungan Sekolah, Guru Harus Edukasi Siswa

Dari Program Clean Water Project yang sebelumnya telah dilakukan sejak bulan Juli hingga November ke depan.

Evaluasi dilakukan dengan membandingkan pencapaian beberapa indikator keberhasilan yang telah direncanakan.

“Indikator-indikator tersebut kami pantau dari sebelum dan sesudah adanya kegiatan PHP2D ini. Dari mulai perilaku, fisik, kelembagaan, koordinasi, tindak lanjut hingga kemitraan yang turut berkontribusi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesesuaian indikator tersebut telah dipresentasikan kepada Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan.

Monitoring dilakukan untuk membuktikan data riil di lapangan, untuk melihat kendala apa saja yang ditemui selama pelaksanaannya.

“Monitoring ini akan kami lakukan untuk melihat dampak programnya pada masyarakat, keberlanjutan program apa yang dibutuhkan, serta melihat peluang dan saran dari masyarakat yang mendapatkan bantuan sehingga setiap kendala dapat diatasi,” tambah Ratih.

Sementara itu, Solehaturidhlo S.E, M.H., yang merupakan Kepala Desa Penadaran menyambut program tersebut dengan tangan terbuka.

Pasalnya program tersebut memang sangat dibutuhkan oleh desanya yang sedang dalam rangka pemenuhan air bersih.

Ia juga menyampaikan dengan adanya bantuan 50 jamban tentu akan sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

“Harapannya monitoring seperti ini dapat rutin dilakukan, untuk memantau kemajuan dari program yang sedang berjalan ini, sehingga ketika ada risiko atau kendala dapat langsung dicari solusinya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X