ICOMAC, Ajang Unnes Rayakan Hari Musik Dunia

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:05 WIB
Ilustrasi Musik/Foto Pexels.com
Ilustrasi Musik/Foto Pexels.com

SEMARANG, suaramerdeka.com – Program Studi Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang menggelar International Conference on Music and Culture (ICOMAC) untuk merayakan Hari Musik Dunia secara daring pada Senin, 11 Oktober 2021.

Perayaan kegiatan ICOMAC Unnes merupakan serangkaian kegiatan Bulan Bahasa dan Seni Tahun 2021.

Kegiatan ICOMAC Unnes menampilkan tiga narasumber dari berbagai negara seperti Prof Dr Loo Fung Ying Universiti Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia, Prof Made Mantle Hood PhD Tainan National University of The Arts Taiwan, Dr Zechariah Goh Toh Chai Nanyang University Singapura.

Sementara satu narasumber lainya adalah Prof Triyono Bramantyo PhD dari Institut Seni Indonesia Yogyakarta.

Kegiatan ICOMAC digelar secara virtual/Foto Tim Humas UNNES)

Konferensi tingkat internasional ini dihadiri peserta dari berbagai negara.

Pembukaan ICOMAC diawali oleh sambutan Dr Sri Rejeki Urip M.Hum selaku Dekan FBS UNNES.

Lewat sambutannya, Dr Sri Rejeki menyampaikan tantangan pandemi Covid-19 dan semakin meningkatnya ilmu pengetahuan dan teknologi menyebabkan perubahan tatanan. Terutama dalam bidang kesenian

Baca Juga: Ingin Usus Sehat? Konsumsi 5 Makanan Ini

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa seni, termasuk musik, merupakan wujud nyata produksi budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. perubahan dalam masyarakat yang dipicu oleh berbagai penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

“Termasuk teknologi di bidang musik disertai dengan fleksibilitas global dalam komunikasi, tentu saja menyebabkan polarisasi atau bahkan transformasi fungsi musik dalam masyarakat,” dia menambahkan.

Dr Sri Rejeki menerangkan, kegiatan ICOMAC merupakan salah satu bentuk kepedulian UNNES sebagai lembaga pendidikan seni untuk kelestarian dan pelestarian seni sebagai bagian dari budaya.

Baca Juga: Sepak Bola PON XX Papua: Jatim Gagal Melaju ke Final Usai Kalah 1-2 dari Aceh

“Sebagai bukti konsistensi, beberapa pertunjukan dan kajian seni musik dengan berbagai topik dan bentuk terus dilakukan oleh Jurusan Sendratasik FBS UNNES. Tentunya upaya ini sejalan dengan visi Universitas Negeri Semarang sebagai universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” terang Dr Sri Rejeki dikutip dari rilis resmi UNNES pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Selain itu, Ketua Jurusan Sendratasik FBS Unnes, Dr Udi Utomo menjelaskan, ICOMAC merupakan ajang kesempatan bagi para peneliti, mahasiswa, dan segenap akademisi profesional untuk berbagi ilmu di bidang seni, khususnya seni musik.

Dia berharap, konferensi ICOMAC menjadi momentum pengembangan jaringan yang kuat bagi para praktisi dengan minat atau bidang yang sama.

Selain itu, ajang ini juga menjadi media bagi para peneliti baru atau muda untuk menjalin hubungan yang kuat dengan mereka yang berpengalaman di bidang seni, khususnya seni musik.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X