ICOMAC, Ajang Unnes Rayakan Hari Musik Dunia

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:05 WIB
Ilustrasi Musik/Foto Pexels.com
Ilustrasi Musik/Foto Pexels.com

“Tidak dapat kita pungkiri bahwa seni, termasuk musik, merupakan wujud nyata produksi budaya yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan kita. perubahan dalam masyarakat yang dipicu oleh berbagai penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi,” katanya.

“Termasuk teknologi di bidang musik disertai dengan fleksibilitas global dalam komunikasi, tentu saja menyebabkan polarisasi atau bahkan transformasi fungsi musik dalam masyarakat,” dia menambahkan.

Dr Sri Rejeki menerangkan, kegiatan ICOMAC merupakan salah satu bentuk kepedulian UNNES sebagai lembaga pendidikan seni untuk kelestarian dan pelestarian seni sebagai bagian dari budaya.

Baca Juga: Sepak Bola PON XX Papua: Jatim Gagal Melaju ke Final Usai Kalah 1-2 dari Aceh

“Sebagai bukti konsistensi, beberapa pertunjukan dan kajian seni musik dengan berbagai topik dan bentuk terus dilakukan oleh Jurusan Sendratasik FBS UNNES. Tentunya upaya ini sejalan dengan visi Universitas Negeri Semarang sebagai universitas yang berwawasan konservasi dan bereputasi internasional,” terang Dr Sri Rejeki dikutip dari rilis resmi UNNES pada Selasa, 12 Oktober 2021.

Selain itu, Ketua Jurusan Sendratasik FBS Unnes, Dr Udi Utomo menjelaskan, ICOMAC merupakan ajang kesempatan bagi para peneliti, mahasiswa, dan segenap akademisi profesional untuk berbagi ilmu di bidang seni, khususnya seni musik.

Dia berharap, konferensi ICOMAC menjadi momentum pengembangan jaringan yang kuat bagi para praktisi dengan minat atau bidang yang sama.

Selain itu, ajang ini juga menjadi media bagi para peneliti baru atau muda untuk menjalin hubungan yang kuat dengan mereka yang berpengalaman di bidang seni, khususnya seni musik.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ita: Mahasiswa Unika Bantu Turunkan Angka Covid-19

Minggu, 5 Desember 2021 | 21:25 WIB
X