Pendirian Universitas Siber Muhammadiyah, Pengamat: Langkah yang Sangat Inovatif

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Ilustrasi lulusan perguruan tinggi
Ilustrasi lulusan perguruan tinggi

YOGYAKARTA suaramerdeka.com - Peneliti media sosial dari Institute for Digital Democracy (IDD) Bambang Arianto menilai kehadiran Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) merupakan langkah yang sangat inovatif.

Kehadiran SiberMu membuktikan bahwa ormas Muhammadiyah sangat mengerti akan kondisi kekiniaan yang mana setiap generasi muda memerlukan kecakapan digital termasuk penguasaan media sosial.

Pasalnya, pada masa mendatang kecakapan digital sangat diperlukan oleh setiap anak bangsa.

"Apalagi kita akan berhadapan oleh budaya digital yang berbeda sekali dengan budaya yang sering kita temui selama ini," kata Bambang.

Baca Juga: Peduli dan Berbagi HUT Ke-27 SMPN 37, Bagikan Paket Sembako ke Siswa

Budaya digital dalam konteks ini merupakan hasil olah pikir, kreasi dan cipta karya manusia berbasis teknologi internet.

Artinya, bila tidak dilengkapi oleh basis pengetahuan digital yang memadai tentu kita akan “gagap” dalam menghadapi transformasi digital yang begitu cepat.

"Apalagi dengan derasnya persebaran disinformasi, hoaks, ujaran kebencian hingga narasi adu domba yang semakin canggih diera digital, tentu sangat membutuhkan akal sehat dan basis keilmuan digital yang memadai dalam menghadapinya," kata dia.

Baca Juga: Bantuan 250 Tabung Oksigen Bank Indonesia Jawa Tengah untuk Empat Rumah Sakit

Di sinilah kampus siber dapat berperan penting untuk bisa menjadi mediator sekaligus memenuhi kebutuhan para cendekiawan muda yang memiliki penguasaan teknologi digital secara mumpuni.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jurnal Akta Unissula Peroleh Akreditasi Sinta 2

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:48 WIB

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X