Akademisi: Nilai Kebangsaan dengan Merdeka Belajar Memiliki Hubungan yang Mendatangkan Manfaat

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 11:16 WIB
Dies Natalis ke 63 UJB. (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Dies Natalis ke 63 UJB. (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Hubungan antara nilai kebangsaan dengan merdeka belajar dapat ditingkatkan jika masyarakat sudah merdeka.

Sebaliknya pula, kemerdekaan akan mendatangkan manfaat jika dilandasi oleh nilai-nilai kebangsaan.

Hal itu disampaikan Guru Besar Fakultas Hukum UJB Prof Tomi Suryo Utomo dalam orasi ilmiah di Dies Natalis ke 63 Universitas Janabadra (UJB), Kamis, 7 Oktober 2021.

Baca Juga: Public Lecture, Profesor Turki Bagikan Ilmu pada Mahasiswa Manajemen FEB Udinus

Relasi antara konsep merdeka belajar dengan nilai kebangsaan, kata Tomi Suryo Utomo, juga semakin kuat jika ditinjau dari perspektif tujuan merdeka belajar, yang salah satunya adalah menghasilkan SDM unggul dan menguasai softskills.

Sedangkan penguasaan hardskills dan softskills yang diperoleh dari merdeka belajar, lanjut Tomi Suryo Utom, secara bersamaan dapat digunakan sebagai media untuk meningkatkan nilai kebangsaan.

Sementara Rektor UJB Dr Edy Sriyono mengatakan, kunci keberhasilan perguruan tinggi dalam mengimpelementasikan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) adalah kurikulum yang adaptif dengan perkembangan zaman.

Baca Juga: Pelantikan Struktural Unwahas, Dosen Diingatkan Tugas Merawat NKRI

Oleh karena itu, kata Edy Sriyono, sejak tahun 2020 UJB telah mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan kebijakan itu.

Edy Sriyono menambahkan, implementasi merdeka belajar memerlukan kolaborasi dengan pihak lain.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rektor USM Hadiri Rapimnas PII 2023 di Balikpapan

Selasa, 24 Januari 2023 | 20:54 WIB
X