Kebijakan Pendidikan Minim Kajian Akademis, Sosialisasi Merdeka Belajar Dibutuhkan

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 18:30 WIB
Seminar Nasional Pendidikan bertajuk ''Aktualisasi Kebijakan Merdeka Belajar dalam Diskursus Pendidikan yang Membebaskan'', digelar Himpunan Mahasiswa Kebijakan Pendidikan (HIMA KP) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta/ Foto Istimewa
Seminar Nasional Pendidikan bertajuk ''Aktualisasi Kebijakan Merdeka Belajar dalam Diskursus Pendidikan yang Membebaskan'', digelar Himpunan Mahasiswa Kebijakan Pendidikan (HIMA KP) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta/ Foto Istimewa

 

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com – Berbagai problem pendidikan memerlukan kajian akademis. Selama ini minim penyelesaikan problem yang berpijak pada penilaian akademis.

Pembuat kebijakan, dalam hal ini pemerintah, harus berlandaskan pada bukti dan hasil penelitian sebelum membuat kebijakan.

Hal itu terungkap dalam Seminar Nasional Pendidikan bertajuk ''Aktualisasi Kebijakan Merdeka Belajar dalam Diskursus Pendidikan yang Membebaskan''.

Seminar digelar Himpunan Mahasiswa Kebijakan Pendidikan (HIMA KP) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Pribadi, Album Crazy In Love ITZY Debut Posisi 11 di Billboard Hot 200

''Partisipasi masyarakat juga minim, komunikasi publik pemerintah belum optimal serta kurangnya evaluasi. Padahal semua itu dapat digunakan sebagai feedback untuk kebijakan selanjutnya. Karena itu penting adanya peta jalan sebagai arah akan dibawa ke mana pendidikan Indonesia,'' papar panitia kegiatan, Citra Widyastoto.

Ia mengatakan kebijakan merdeka belajar belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat.

Pemerintah dan pegiat pendidikan perlu melakukan sosialisasi terus menerus supaya berbagai kebijakan pendidikan dapat sampai ke masyarakat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jurnal Akta Unissula Peroleh Akreditasi Sinta 2

Rabu, 26 Januari 2022 | 08:48 WIB

Begini Kriteria Calon Rektor Unnes Periode 2022-2026

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:16 WIB
X