Guru SMK Jambu Ini Diminta Kemendikbudristek Mengajar di Pontianak

- Kamis, 30 September 2021 | 11:43 WIB
Guru Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Jambu Kabupaten Semarang, Muhamad Ali Sodikin SPd, mendapat kepercayaan dari Kemendikbud-Ristek mengajar di SMK Negeri 7 Pontianak. (suaramerdeka.com / dok)
Guru Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Jambu Kabupaten Semarang, Muhamad Ali Sodikin SPd, mendapat kepercayaan dari Kemendikbud-Ristek mengajar di SMK Negeri 7 Pontianak. (suaramerdeka.com / dok)

PONTIANAK, suaramerdeka.com - Guru Teknik Kendaraan Ringan SMK Negeri 1 Jambu Kabupaten Semarang, Muhamad Ali Sodikin SPd, mendapat kepercayaan dari Kemendikbudristek mengajar di SMK Negeri 7 Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu 29 September 2021.

Ali Sodikin berbagi pengalaman dalam melaksanakan best practice pembelajaran di masa pandemi Covid-19 pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan di SMKN 7 Pontianak.

Ali menceritakan bahwa dalam best practice-nya selama pandemi pada tahun ajaran lalu, membuat sebuah proyek wirausaha dalam satu tahun.

Dia memberikan kegiatan dan pengalaman belajar bagi peserta didiknya, melalui home based learning (HBL), di mana setiap siswa ditargetkan harus mampu membuka usaha dan berjalan dengan baik.

Baca Juga: PON XX Papua: BNPB Kuatkan Protokol Kesehatan, Bagikan 5.000 Masker

''Hasilnya di luar dugaan karena ada sekitar 20 siswa pada 8 kelas yang diampunya, memiliki usaha produktif dan mendapatkan omzet menguntungkan. Siswa berusaha di bidang kuliner, menjual burung kicau, gula merah, bengkel cat motor, bahkan membuat kerajian furnitur dari kayu limbah pallet,'' ungkap Ali.

Menurut Ali, pendidikan hendaknya memberikan dampak kebermanfaatan dan menjadikan peserta didik sebagai solusi permasalahan untuk dirinya dan lingkungannya.

Meskipun dengan memodifikasi kurikulum di masa pandemi ini.

Diterangkannya, yang harus dilakukan para pendidik adalah beradaptasi secara fleksibel di masa pandemi, dalam memberikan materi yang relevan.

Baca Juga: APPBI Harap Kementerian Beri Kelonggaran Pusat Perbelanjaan Agar Dapat Beroperasi Normal

Pembelajaran berbasis proyek adalah salah satu pilihan yang tepat untuk dilakukan para guru di masa pandemi, maupun saat pembelajaran tatap muka terbatas nantinya secara blended learning.

Dengan pembelajaran berbasis proyek/kegiatan (project based learning/PjBL), siswa mampu merekonstruksi pengetahuannya sendiri, dan guru hanya memfasilitasi serta melakukan penghubungan apa yang telah dilakukan siswa dengan teori keilmuan.

Adapun kegiatan mengajar Muhamad Ali Sodikin bertema ''Penguatan Ekosistem SMK melalui Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM)'' itu, merupakan upaya mewujudkan SMKN 7 Pontianak sebagai SMK Pusat Keunggulan.

Kegiatan itu dibuka Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Barat, Drs Sugeng Hariadi MM. '

'Salah satu roh pembelajaran yang menyenangkan di ruang kelas adalah, para siswa merasa betah dan senang bahkan hari libur pun semangat belajar dan mau ke sekolah. Itu salah satu ciri sekolah yang menyenangkan,'' kata Sugeng Hariadi.***

Halaman:
1
2

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PTM SMP 100 Persen, Disdik Imbau Tetap Prokes Ketat

Senin, 10 Januari 2022 | 19:09 WIB

SDN Cebongan 01 Juara Lomba Administrasi Gudep Pramuka

Senin, 27 Desember 2021 | 07:15 WIB
X