Profesor Undip dan Ilmuwan Jepang Berkolaborasi, Kembangkan Sistem Radar Pantau Kondisi Laut Purba

- Sabtu, 25 September 2021 | 10:36 WIB
Rekonstruksi Selat Muria berdasarkan data radar dan citra satelit. (suaramerdekacom / dok)
Rekonstruksi Selat Muria berdasarkan data radar dan citra satelit. (suaramerdekacom / dok)

Perangkat radar dengan beberapa ukuran yang berbeda dapat di pasangkan pada drone (UAV), pesawat udara dan bisa berupa radar yang mengorbit di bumi.

Khusus kerjasama dengan FPIK Undip dikembangkan untuk aplikasi pemantauan gelombang laut, coastal geo-dynamic seperti pergerakan tanah di pantai (land deformation, land subsidence), sedimentasi, erosi, hingga pencemaran minyak di laut.

Selebihnya teknologi itu bermanfaat sebagai dasar perecanaan wilayah dan desain infrastruktur pantai.

Piranti mutakhir dikembangkan untuk mendeteksi dan rekonstruksi wilayah cekungan pantai, dan laut purba (paleo-osanografi).

Misal seperti di Sangiran, Grobogan, serta Selat Muria.

Kemudian juga di Wamena Papua, pertemuan tiga lempeng benua di Palu, situs Sriwijaya di Palembang, dan lainnya.

Tak kurang model ini bisa menjadi dasar desain pembangunan infrastruktur jalan, pelabuhan,perkotaan serta lainnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Undip Fasilitasi Pemdes Wates Wujudkan Wisata Edukasi

Senin, 22 November 2021 | 09:24 WIB
X