RG KTK UNS Tingkatkan Promosi Desa Tanjung Melalui Workshop Pemasaran Digital

- Sabtu, 25 September 2021 | 07:00 WIB
Peserta workshop pemasaran digital desa wisata menyimak pemaparan materi dari, Henricus Hans Setyawan Prabowo (bertopi) di Desa Tanjung, Juwiring, Klaten. (suaramerdeka.com / dok)
Peserta workshop pemasaran digital desa wisata menyimak pemaparan materi dari, Henricus Hans Setyawan Prabowo (bertopi) di Desa Tanjung, Juwiring, Klaten. (suaramerdeka.com / dok)

Metode penyampaian materi adalah melalui presentasi materi melalui video online, diskusi intens, praktik lapangan serta pendampingan peserta produksi video pemasaran digital.

Hasil produksi video pemasaran digital karya para peserta kemudian diunggah ke berbagai platform online seperti kanal media sosial.

Berdasarkan informasi dari masyarakat Desa Tanjung, disampaikannya, keberadaan Desa Tanjung sebagai sentra payung muto telah ada sejak era kolonial Belanda, bahkan jauh sebelum itu yakni era kerajaan Mataram Islam.

Dengan demikian, eksistensi sentra industri payu muto di Desa Tanjung ini bukan hanya bernilai tinggi secara ekonomis dan estetis namun juga secara historis.

“Era virtual saat ini sangat membuka peluang untuk memasarkan secara online segala potensi yang dimiliki masyarakat, tak terkecuali potensi kerajinan payung muto di Desa Tanjung ini. Bukan hanya dikenal secara lokal, regional dan nasional, bahkan secara global,” harapnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Undip Fasilitasi Pemdes Wates Wujudkan Wisata Edukasi

Senin, 22 November 2021 | 09:24 WIB
X