PGRI Tagih Janji Pemerintah, Pengangkatan 1 Juta Guru di Daerah

- Jumat, 24 September 2021 | 19:26 WIB
Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr Muhdi bersama sejumlah pejabat PGRI lainnya, saat dengar pendapat dengan anggota Komisi X DPR RI, Dr H A Mujib Rohmat, di kantor PGRI Jawa Tengah. (SM/Muhammad Arif Prayoga)
Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah Dr Muhdi bersama sejumlah pejabat PGRI lainnya, saat dengar pendapat dengan anggota Komisi X DPR RI, Dr H A Mujib Rohmat, di kantor PGRI Jawa Tengah. (SM/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Jawa Tengah menagih janji pemerintah yang hendak melakukan pengangkatan 1 juta guru di daerah menjadi pegawai.

PGRI awalnya berharap jika pengangkatan tenaga guru tersebut diperuntukkan bagi Pegawai Sipil Negara (PNS) atau pegawai tetap.

Hanya saja, pemerintah ternyata hanya bisa mengakomodir untuk pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjan Kerja (P3K) atau pegawai kontrak.

Baca Juga: Menko Airlangga Dukung Smart Farming Tingkatkan Ketahanan Pangan dan Pemulihan Ekonomi

''Mengingat tawaran yang ada sementara baru untuk P3K yang memenuhi syarat, maka kami terima itu dulu. Keadaan saat ini memang kebutuhan guru ternyata banyak mengalami kekurangan. Artinya pemerintah memiliki kewajiban memenuhi kebutuhan kekurangan guru itu.

Hal tersebut tidak bisa ditunda, karena sekian waktu sudah berlangsung penundaan. Pemerintah pun telah menyampaikan akan mengangkat 1 juta guru di daerah menjadi pegawai,'' ujar Ketua PGRI Provinsi Jawa Tengah, Dr Muhdi, usai dengar pendapat dengan anggota Komisi X DPR RI, Dr H A Mujib Rohmat, di kantor PGRI Jawa Tengah.

Dikatakannya, hingga saat ini banyak guru yang telah mengabdi dalam jangka waktu lama namun ternyata masih belum berstatus pegawai. Mereka hanya diakui sebagai guru honorer.

Padahal, kondisi tersebut dapat dibilang telah menunjukkan komitmen dan integritas guru dalam usaha membantu mencerdaskan generasi bangsa Indonesia.

Baca Juga: Guru Harus Bisa Menjadi Influencer, Memberi Pengaruh Positif pada Murid

Acara dengar pendapat tersebut dihadiri perwakilan PGRI dari Salatiga, Kabupaten Semarang, Kendal, Grobogan, dan daerah lainnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Juknis ASN P3K, Kemendikbud Bajak Guru Swasta

Minggu, 9 Januari 2022 | 20:48 WIB

Pramuka Harus Mampu Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Selasa, 28 Desember 2021 | 22:25 WIB

Implementasi Moderasi Beragama di Perguruan Tinggi

Sabtu, 25 Desember 2021 | 22:09 WIB

Wujudkan Merdeka Belajar, Guru Perlu Ubah Pola Pikir

Senin, 20 Desember 2021 | 17:49 WIB
X